alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kedapatan Mencuri, Waria Ini Babak Belur Dihajar Massa

Faisal Mustafa
Kedapatan Mencuri, Waria Ini Babak Belur Dihajar Massa
Waria spesialis pencuri Hp diamankan pihak kepolisian usai babak belur dihajar massa. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pria berpenampilan layaknya wanita bernama Andry alias Indri (43), babak belur dihajar massa sebelum diamankan pihak kepolisian pada Jumat, (29/11/2019).

Andry terpaksa berurusan dengan kepolisian setelah terciduk mengambil ponsel di sekretariat mahasiswa Kompleks BTN Antara Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Jumat pagi pukul 06.00 Wita.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menjelaskan, aksi dari waria yang hari-harinya berprofesi sebagai tukang cukur hendak membawa kabur handphone milik Riswan (22), salah satu penghuni yang saat itu tertidur pulas.



Beruntung, aksinya dipergoki rekan korban bernama Rifai yang juga jadi korban pencurian oleh Indri. Sontak Rifai mengejar sembari berteriak maling, tak ayal teriakan mengundang perhatian warga sekitar.

"Pelaku ditangkap warga, babak belur dihajar sama korban dan warga yang nangkap. Awalnya dua handphone yang dibawa sebelum akhirnya diamuk warga, tapi mahasiswa yang mergoki pelaku langsung rampas kembali handphonenya," jelas Indratmoko.

Dijelaskan Indratmoko, pelaku yang berdomisili di Jalan Deppasawi Dalam, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar ini sempat jadi bulan-bulanan warga sebelum diselamatkan personel Polsek Tamalanrea yang mendapat laporan pencurian di wilayah tersebut.

Usai dievakuasi dari kerumunan warga yang kesal terhadap ulah pelaku. Polisi menggiringnya ke Mapolsek Tamalanrea guna dimintai keterangan lanjutan bersama barang bukti satu unit handphone merek Xiaomi Redmi Note 5 berwarna biru, kepunyaan korban.

Dituturkan Indratmoko, saat beraksi waria yang sering mangkal di Pekuburan Panaikang, Kecamatan Panakkukang ini mengaku berboncengan dengan seorang lelaki berinisial Ar.

"Katanya dia beraksi berdua, itu lagi DPO inisial Ar sama-sama waria mangkalnya di Panaikang juga. Perannya Ar yang bawa motor, membonceng si Indri, nah Indri yang memetik atau eksekutornya," bebernya.

Selain itu, kepada polisi, pelaku juga mengaku sudah melakukan serangkaian pencurian di beberapa titik di Kota Makassar sejak tahun 2013. "Ini kategori nya residivis, karena dia baru keluar tahun 2018, nah berulah lagi," sebut Indratmoko.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook