TOPIK TERPOPULER

Vaksinasi Tahap Kedua, Kabupaten Gowa Dapat Jatah 4.600 Dosis

Herni Amir
Vaksinasi Tahap Kedua, Kabupaten Gowa Dapat Jatah 4.600 Dosis
Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan menerima suntikan kedua vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Foto: SINDOnews/Herni Amir

GOWA - Vaksinasi tahap kedua dimulai di sejumlah wilayah di Sulsel, termasuk Kabupaten Gowa. Terdapat 4.600 dosis atau 460 flacon yang diperuntukkan untuk Kabupaten Gowa. Setiap flacon bisa untuk 10 orang.

Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakilnya, Abd Rauf Malaganni menerima suntikan vaksin Covid-19 dalam vaksinasi tahap kedua ini, Kamis (4/3/2021). Penyuntikan vaksin dilakukan di Baruga Karaeng Galesong, kantor Bupati Gowa.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Bupati Gowa Genjot Investasi

Bupati Adnan menyampaikan, vaksinasi tahap kedua ini sebagai tindak lanjut program pemerintah pusat untuk membentuk kekebalan bagi TNI, Polri, ASN, dan institusi pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk dirinya.

"Alhamdulillah pencanangan vaksinasi tahap kedua ini berjalan lancar dan hari ini saya bersama Pak Wabup ikut langsung melaksanakan vaksin setelah tahap pertama kemarin tidak lulus screening," ungkapnya.



Pada kesempatan tersebut dirinya juga mengajak seluruh ASN maupun non-ASN lingkup Pemkab Gowa dan masyarakat untuk ikut langsung melakukan vaksin, apalagi akan ada sanksi jika kedapatan ASN menolak vaksinasi.

Baca juga: Ahli Waris Pasien Covid-19 yang Meninggal Tak Lagi Dapat Santunan

"Tentu untuk ASN yang menolak akan disanksi sesuai aturan yang ada," jelasnya.

Ia berharap dengan masifnya dilakukan vaksinasi tersebut akan memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa dan Indonesia secara keseluruhan.

Usai menerima suntikan vaksin, Adnan merasa baik-baik saja." Alhamdulillah semua baik, divaksinnya juga tidak sakit," paparnya.



Baca juga: Tekan Kasus Covid-19, Pemkab Gowa PPKM Mikro di Desa dan Kelurahan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin mengatakan tahap kedua ini pihaknya mendapatkan 4.600 dosis atau 460 flacon, di mana setiap flacon bisa untuk 10 orang untuk termin pertama, dan akan bertambah secara bertahap dengan menargetkan sasaran 70 persen dari jumlah penduduk.

"Saat ini jumlah data yang kami dapatkan di seluruh institusi pelayanan publik termasuk TNI, Polri dan lansia sebesar 29.212 jiwa dan ini akan bertambah setiap saat," katanya.



(luq)

halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!