alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPRD Tetapkan APBD Gowa Tahun 2020, Belanja Daerah Rp2 Triliun

Herni Amir
DPRD Tetapkan APBD Gowa Tahun 2020, Belanja Daerah Rp2 Triliun
Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan menerima APBD 2020 yang ditetapkan DPRD. Foto: SINDOnews/Herni Amir

SUNGGUMINASA - DPRD Kabupaten Gowa mengesahkan nota keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2020 menjadi APBD dalam rapat paripurna, Jumat (29/11/2019).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Rafiuddin Rapi dan disepakati 35 anggota dewan. Dalam kesempatan tersebut, hadir Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichtan Ichsan dan wakilnya Abd Rauf Malaganni, pimpinan Forkopimda Gowa, pimpinan SKPD dan jajaran undangan lainnya.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gowa, Abd Razak Daeng Lewa mengungkapkan, RAPBD Kabupaten Gowa TA 2020 yang disepakati dan disetujui menjadi APBD antara lain, pendapatan daerah Rp1.915.719.190.736, dan belanja daerah Rp2.021.265.348.856.



Ia menjelaskan, sebelum ditetapkannya RAPBD TA 2020 Kabupaten Gowa menjadi APBD ini telah dilewati seluruh tahapan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Mulai dari tahap awal penyerahan dokumen RAPBD pada Senin (25/11/2019), di mana sebelumnya telah dibahas KUA dan PPAS APBD kemudian pada Rabu (26/11/2019) dilakukan pemandangan umum oleh fraksi-fraksi, selanjutnya dilakukan pembahasan selama dua hari yakni 27 hingga 28 November 2019 kemarin.

"Kami ucapkan terimakasih atas kerja sama anggota dewan dan tim anggaran Pemkab Gowa atas kesungguhan dalam rapat pembahasan hingga selesai,"katanya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Gowa, Adnan mengungkapkan, penetapan APBD menjadi salah satu kewajiban dalam rangka memenuhi salah satu dari kewajiban penyelenggara pemerintah dalam mengemban amanah rakyat.

"Program pembangunan daerah dan pemenuhan derajat kesejahteraan masyarakat sangat didukung dari besarnya anggaran yang dihasilkan. Baik itu melalui pendapatan asli daerah maupun transfer langsung dari pusat," katanya saat sambutan.

Adanya dukungan dari DPRD mencerminkan bahwa telah terjadi sinergitas dan kolaborasi yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif. Tentunya hal tersebut dalam rangka mendukung kelanjutan pembangunan daerah melalui sejumlah program. Baik itu program infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan peningkatan ekonomi.

"Di tahun-tahun mendatang pemerintah akan terus berupaya dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat secara menyeluruh," ujarnya.

Penetapan RAPBD menjadi APBD ini kata dia tentunya akan menghasilkan produk hukum dalam bentuk peraturan daerah sebagai landasan hukum untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Gowa.

Seluruh kritikan dan saran yang diberikan seluruh anggota dewan saat proses pembahasan RAPBD menurut Adnan, akan menjadi motivasi untuk diperbaiki.

"Yang harus kita ingat sebagai penyelenggara negara bahwa setiap rupiah uang negara yang kita kelola melalui APBD harus benar-benar digunakan secara efektif, efesien dan akuntabel. Seluruh stakeholder harus bisa bekerja bersama-sama agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran maupun pemborosan anggaran di kemudian hari," tegasnya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook