alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Pertanyakan Perubahan Nama Water Front City Menjadi Teras Bulukumba

Eky Hendrawan
Dewan Pertanyakan Perubahan Nama Water Front City Menjadi Teras Bulukumba
Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengubah nama kawasan Water Pront City menjadi Teras Bulukumba dipertanyakan Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Foto : SINDOnews/Ilustrasi

BULUKUMBA - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengubah nama kawasan Water Front City menjadi Teras Bulukumba dipertanyakan Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba.

Kata Ketua Fraksi PAN Bulukumba, A Zulkarnain Pangki rencana perubahan nama tersebut harus sesuai dengan regulasi yang ada yakni Peraturan Daerah (Perda) No 21 Tahun 2012 tentang RT/RW.

"Saya rasa sangat jelas dalam batang RPJMD tahun 2016-2021 bahkan tidak ditemukan istilah Teras Bulukumba. Jadi pemerintah dalam melakukan perencanaan harusnya dikaji lebih baik lagi," tukasnya kepada SINDOnews, Senin (02/12/2019).



Andi Nain sapaan A Zulkarnain Pangki juga secara tegas menolak kegiatan pembangunan dalam kawasan Water Front City tanpa adanya izin lingkungan yang di dalamnya mencakup Detail Engineering Design (DED) berupa gambar detail beberapa aspek dan komponen mendukung.

"Kalau Fraksi PAN tidak membenarkan jika di kawasan Water Front City tanpa adanya izin lingkungan. Termasuk pemerintah harus menjabarkan apa aspek yang ada di dalam kawasan itu," tambah Dia.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mengaku jika rencana perubahan nama kawasan Water Front City menjadi kawasan Teras Bulukumba berdasarkan regulasi yang ada telah ditetapkan Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) untuk menjadi pengembangan kota.

"Kami sampaikan bahwa rencana tata ruang KSK telah ditetapkan Kecamatan Ujung Bulu dan Gantarang. Pada tahun 2012 lalu telah dibuat dokumen perencanaan untuk dilakukan pengembangan kota," pungkas Dia.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook