alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lelang Proyek Fisik Pemprov Sulsel Mulai Digelar Desember

Syachrul Arsyad
Lelang Proyek Fisik Pemprov Sulsel Mulai Digelar Desember
Lelang proyek fisik Pemprov Sulsel akan dimulai pada Desember ini. Foto: Ilustrasi

MAKASSAR - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, menargetkan bakal mulai melakukan lelang pelaksanaan proyek fisik untuk tahun 2020 mulai bulan Desember tahun ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda, Prof Rudy Djamaluddin mengaku, percepatan lelang proyek ini menjadi instruksi Gubernur Sulsel. Dia optimistis hal ini bisa dilaksanakan, pasalnya perencanaan proyek fisik tahun depan sebagian besar banyak yang dirampungkan melalui APBD Perubahan 2019.

Dengan demikian, Pemprov Sulsel sisa melaksanakan lelang untuk pelaksanaan fisiknya tahun depan.



"Jadi Alhamdulillah yang mau kita fisik kan tahun 2020 itu semua perencanaanya kita selesaikan tahun ini melalui alokasi APBD-P," ujar Rudy yang ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Dia melanjutkan, pelaksanaan rencana lelang ini khusus untuk proyek berskala besar dan menjadi program prioritas Pemprov Sulsel. Ditargetkan, pertengahan Desember mendatang sudah ada item kegiatan yang sudah mulai masuk lelang melalui unit layanan pengadaan (ULP).

"Jadi kita sudah klastering yang mana harus jalan Desember, yang mana bisa ditunda. (Proyek) yang besar-besar itu kita akan lelang Desember semua. Bahkan tanggal 15 sudah ada dimulai," imbuh dia.

Namun, Rudy belum bisa menyebutkan detail item dan jenis kegiatan yang bakal dilelang tersebut. Tetapi dia mengaku, sebagian besarnya adalah program pembangunan infrastruktur jalan untuk daerah terisolir di Sulsel, semisal kelanjutan jalan Seko.

Khusus jalan yang dimaksud, Pemprov Sulsel kembali menganggarkan sekitar Rp100 miliar untuk tahun 2020. Jumlah itu merupakan dana gabungan APBD senilai Rp85 miliar, sedangkan APBN sekitar Rp30 miliar.

Sementara Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga menjamin pelaksanaan proyek fisik tahun depan sudah bisa dilelang Desember ini. Meski saat ini Ranperda APBD 2020 Pemprov Sulsel masih dikonsultasikan ke Kemendagri, pasca pengesahan bersama DPRD Sulsel, beberapa waktu lalu.

"Inikan cepat, kok (evaluasi Ranperda APDB 2020). Hari inikan sudah dikirim. Dua tiga hari sudah turun (dari Kemendagri). Termasuk evaluasi kabupaten/kota kan saya punya tanggung jawab. Itu dipercepat," tegas Nurdin.

Diketahui, Ranperda tentang APBD 2020 Pemprov Sulsel masih melalui tahapan evaluasi oleh Kemendagri sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Sembari hal tersebut berjalan, Nurdin telah menginstruksikan kepada para kepala OPD agar secepatnya melakukan langkah-langkah percepatan penyelesaian dokumen pelaksanaan anggaran masing-masing.

Dengan demikian, program kerja yang telah disusun dapat segera berjalan dalam rangka percepatan realiasasi kegiatan utamanya pelaksanaan tender dini terhadap pengadaan barang dan jasa.

"Makanya tahun ini di APBD Perubahan itu kita dorong ke perencanaan DED, supaya tahun 2020 bisa dipercepat," jelas Nurdin.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook