alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Korban Penipuan Modus Investasi Arisan Daring Bertambah, OJK Beri Perhatian

Marhawanti Sehe
Korban Penipuan Modus Investasi Arisan Daring Bertambah, OJK Beri Perhatian
Otoritas Jasa Keuangan turut memberikan perhatian mereka terhadap kasus penipuan investasi arisan daring. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Penyidik Subdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sulsel terus mendalami dugaan kasus penipuan dengan modus investasi arisan daring atau online yang disinyalir korbannya lebih dari 100 orang. Sebagian besar korban merupakan warga Kota Makassar.

Kasus ini terungkap pada Senin 2 Desember lalu saat sejumlah korban penipuan mendatangi Polda Sulsel untuk melaporkan kejadian ini. (Baca juga: Puluhan Orang Tertipu Arisan Online Hingga Rp6 Miliar)

Menurut kuasa hukum korban, Al Jibran, jumlah korban yang melapor hingga kemarin, sebanyak 36 orang. Jumlah tersebut bertambah empat orang dari 32 korban yang melapor ke Mapolda Sulsel, sehari sebelumnya. Tidak menutup kemungkinan, jumlah korban masih akan bertambah.



“Awal, kita melapor itu jumlahnya 32 orang. Hari ini (kemarin) ada empat orang lagi yang datang mengadu, jadi total sudah 36 orang. Kan total di grup ada 150 orang, nantinya laporan aduannya ini akan dijadikan satu bagian pengaduan,” kata Al Jibran saat dihubungi SINDOnews lewat sambungan telepon, Selasa (3/12/2019).

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), Zulmi mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada dalam menanggapi setiap tawaran berinvestasi. Sebelum bergabung, masyarakat diminta mempertanyakan terlebih dahulu legalitasnya.

Selain itu, masyarakat juga sebaiknya mendatangi kantor pihak yang menawarkan investasi tersebut dan jika merasa ragu sebaiknya menghubungi kontak OJK yakni 157 atau melalui Whatsapp ke nomor 081157157157.

“Kita menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati jika ada penawaran oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan lembaga keuangan apalagi menawarkan imbal hasil tinggi di luar batas kewajaran,” kata, Selasa (3/12/2019).

Mewakili OJK, Zulmi mengungkapkan keprihatinan karena masih saja ada masyarakat yang tertipu investasi bodong seperti arisan daring.

“Sudah benar jika ada yang merasa dirugikan oleh oknum, lapor ke polisi,” sambung dia.

Menurut Zulmi, OJK melakukan pengawasan terhadap lembaga keuangan yang diberikan izin oleh OJK. Adapun pihak-pihak yang menawarkan investasi yang bukan berizin di OJK semestinya ditangani oleh lembaga yang memberikan izin.

“Jika mereka tidak berizin maka Satgas Waspada Investasi yang akan menanganinya,” tegas Zulmi. (Baca juga: Polisi Kejar 2 Pelaku Penipuan Berkedok Investasi Arisan Daring)



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook