alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ini Motif Paman Lempar FI dengan Campuran Semen Hingga Tewas

Faisal Mustafa
Ini Motif Paman Lempar FI dengan Campuran Semen Hingga Tewas
Abd Rahman (50 tahun) pelaku pelempar campuran semen yang menewaskan FI (14 tahun) akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Makassar. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Abd Rahman (50 tahun) pelaku pelempar campuran semen yang menewaskan FI (14 tahun) akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Makassar.

Pria yang tak lain adalah paman korban ini sendiri disergap di Kabupaten Maros, Rabu (4/12/2019) pukul 22.00 Wita.

"Pelaku melarikan diri ke Maros saja, kita tangkap setelah kembalikan motor yang dipinjamnya, semalam ditangkapnya sama anggota Satreskrim Polrestabes Makassar," ungkap Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono.



Diterangkannya, pelaku menghabisi nyawa ponakannya saat sama-sama sedang bekerja sebagai buruh harian di proyek perumahan dari pengembang PT Almin Sumarecon dengan melemparkan campuran semen menyerupai batu tepat mengenai bagian vital di area belakang kepala.

Pemicunya adalah cekcok atau saling ejek antar keduanya. Korban sendiri sempat jatuh pingsan, sebelum dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit Sayang Rakyat, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

"Dia (pelaku) itu semacam hanya gara-gara saling ejek, merasa tersinggung dia langsung melempar batu (coran), batunya ini sangat tajam rupanya mengenai urat yang menghubungkan aliran darah ke otak, kena langsung pingsan di bawa ke rumah sakit, korban meninggal, motifnya hanya saling ejek, yang Paman ini tersinggung," jelasnya.

Korban dan pelaku sendiri sama-sama berasal dari Kabupaten Maros. FI sendiri, kata Yudhiawan tidak lagi bersekolah dan jadi tulang punggung keluarga.

Kini Abd Rahman masih menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut di Mapolrestabes Makassar. Tersangka terancam Pasal 80 Ayat 3 Juncto Pasal 76 C, UU RI Nomor 35 tahun 2014 Tentang Penghapusan UU Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook