alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Demi Keselamatan, Pelajar di Luwu Dilarang Kendarai Motor ke Sekolah

Chaeruddin
Demi Keselamatan, Pelajar di Luwu Dilarang Kendarai Motor ke Sekolah
Bupati Kabupaten Luwu, Basmin Mattayang, mengambil sumpah dan janji para guru yang dilantik sebagai kepala sekolah beberapa waktu yang lalu. Foto: SINDOnews/Chaeruddin

LUWU - Bupati Kabupaten Luwu, Basmin Mattayang berencana mengeluarkan edaran larangan penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah bagi anak usia SD, SMP, dan SMA. Surat edaran tersebut dikeluarkan demi keselamatan para pelajar.

Rencana tersebut disampaikan Basmin Mattayang kepada 15 guru dan kepala sekolah yang dilantik di ruangannya baru-baru ini.

Basmin dalam kesempatan tersebut juga memerintahkan langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Amang Usman, untuk segera menerbitkan surat edaran yang dimaksud.



"Pak Kadis, buatkan surat edaran, tidak boleh ada anak SMP dan SD menggunakan motor ke sekolah apa lagi menggunakan mobil. Untuk SMA saya akan komunikasikan dengan Pak Gubernur," ujar Basmin.

Bupati Luwu dua periode ini mengatakan, selain anak SD dan SMP, dirinya juga akan melarang anak usia SMA yang belum memiliki SIM untuk menggunakan motor ke sekolah.

Khusus anak SMA, Bupati Luwu akan melakukan koordinasi dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, karena urusan SMA sudah menjadi kewenangan provinsi.

Ada beberapa alasan Bupati Luwu akan melarang anak sekolah SD sampai SMA menggunakan motor dan mobil pribadi ke sekolah. Di antaranya alasan keselamatan, kapatuhan hukum dan menjaga wibawa guru di mata murid dan siswanya.

"Ini demi keselamatan anak-anak kita. Anak usia ini tentu pula belum cukup umur untuk mendapatkan SIM. Ketika anak kita bermasalah, kecelakaan misalkan, tentu proses hukum akan menyulitkan keluarganya bahkan bisa saja tidak mendapat santunan asuransi," jelasnya.

Alasan berikutnya lanjut Bupati Luwu adalah untuk menjaga wibawa para guru di hadapan murid dan siswanya.

"Ini yang ingin kita bangun, jangan seperti ada kesenjangan antara guru dan siswa," lanjutnya.

Selain larangan penggunaan kendaraan bermotor, Bupati Luwu, juga meminta kepada seluruh guru di Kabupaten Luwu, agar memperhatikan penggunaan handphone oleh murid dan siswa di sekolah.

"Saya yakin di Luwu tidak terjadi namun di kota-kota besar sudah ada. Ini yang perlu kita antisipasi. Banyak di luar sana siswa hidup mewah, menggunakan HP mahal hingga Rp7 juta namun kenyataannya orang tua mereka susah dan hidup pas-pasan," ujarnya.

"Saya tidak bermaksud membatasi kehidupan seseorang, namun fenomena ini harus menjadi perhatian guru di sekolah. Akibat tuntutan gaya hidup, siswa bisa saja terjerumus dalam dunia hitam, terlibat dalam penjualan obat terlarang atau mungkin saja jual diri, saya mohon maaf ini peting menjadi perhatian bersama," tegasnya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook