alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Retribusi Izin Minuman Beralkohol Dialihkan ke Dinas Perdagangan

Vivi Riski Indriani
Retribusi Izin Minuman Beralkohol Dialihkan ke Dinas Perdagangan
Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol mulai tahun depan akan dialihkan ke Dinas Perdagangan. Foto/Ilustrasi

MAKASSAR - Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol akan dialihkan ke Dinas Perdagangan Kota Makassar. Pelimpahan kewenangan itu rencananya mulai berlaku pada Januari 2020.

Hal itu merujuk pada Permendagri 138/2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah. Dalam regulasi ini disebutkan bahwa PTSP tidak boleh lagi ditarget dan harus fokus pada pelayanan kepada masyarakat yang cepat dan tepat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, berharap pengalihan tanggungjawab ini bisa menggenjot pendapatan daerah melalui sektor minuman beralkohol.



Apalagi, hasil kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan potensi pendapatan daerah melalui retribusi izin minuman beralkohol bisa mencapai Rp5 miliar. "Kalau sudah pindah di Dinas Perdagangan maka retribusi izin minuman beralkohol ini akan maksimal target pendapatannya," kata Bukti.

Sebab menurut dia, Disdag Kota Makassar memiliki bidang pengawasan sehingga bisa lebih fokus mengawasi tempat usaha yang belum memiliki atau izin minuman beralkoholnya sudah tidak aktif lagi. "Kalau kita kan cuma administrasi perizinan, jadi kita tinggal menunggu pemohon yang mendaftarkan izin minuman beralkoholnya. Kalau pengawasan ada di Dinas Perdagangan," tuturnya.

Bukti menyampaikan selain izin minuman beralkohol, izin lain yang juga menjadi tanggungjawab Dinas PM-PTSP hari ini akan dilimpahkan ke masing-masing instansi teknis.

Misalnya, izin mendirikan bangunan (IMB) dilimpahkan ke Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB), izin trayek ke Dinas Perhubungan (Dishub), izin kompensasi lahan perkuburan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan izin memperkerjakan tenaga asing (IMTA) beralih ke Dinas Ketenagakerjaan.

Revisi perwalinya bahkan sementara di godok di Bagian Hukum. Sebab, pelimpahan kewenangan itu harus diikuatkan dengan perwali. "Tahun depan kita fokus pelayanan, jadi kita tidak lagi dibebankan dengan target pendapatan retribusi karena semua dilimpahkan ke instansi teknis," bebernya.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Dinas Perdagangan Kota Makassar, Syahruddin, menanggapi positif pelimpaham kewenangan penarikan retribusi untuk izin minuman beralkohol.

Ke depan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap izin usaha yang menjual minuman beralkohol. Namun sebelum itu, pihaknya masih menunggu perwali sebab pelimpahan itu harus dibarengi dengan perwali. "Kalau dilimpahkan maka kita akan berupaya semaksimal mungkin agar kita bisa mencapai target," tutupnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook