alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Aksi 11 Begal Sadis di Makassar, Intai Korban Lalu Dibusur

Faisal Mustafa
Aksi 11 Begal Sadis di Makassar, Intai Korban Lalu Dibusur
Tim Resmob Polsek Panakkukang membekuk 11 orang komplotan begal sadis yang kerap beraksi di wilayah Kota Makassar. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Tim Resmob Polsek Panakkukang membekuk 11 orang komplotan begal sadis yang kerap beraksi di wilayah Kota Makassar. Mereka diamankan terpisah di beberapa titik di Kota Daeng.

Mereka masing-masing berinisial MR (17 tahun), GS (16 tahun), Dw (14 tahun), Ha (16 tahun), Ru (16 tahun), MH (16 tahun), Mu (17 tahun), Ar (17 tahun), Re (18 tahun), MFR (17 tahun), dan NZ (20 tahun).

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan para pelaku dibekuk usai membusur seorang mahasiswa bernama Hasrul (21 tahun) lalu membawa kabur handphone korban di Jalan Abdurrahman Basalamah (Eks Racing Center), Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Kamis (6/12) sekitar pukul 00.30 Wita.



"Korban terakhir di Racing itu mahasiswa, menindaklanjuti itu kami ungkap 11 tersangka. Dua orang pelaku dewasa dan sisanya yang sembilan orang pelaku di bawah umur," terangnya saat rilis Polrestabes Makassar, Sabtu (07/12/2019).

Kata Dia, dalam menjalankan aksinya para pelaku bersenjata parang, busur untuk memuluskan tindakan pencurian dengan kekerasannya dengan peran berbeda.

"Mereka hunting dulu dengan menggunakan beberapa unit kendaraan saling berboncengan, kemudian mengintai para korban kemudian mereka membusur (memanah) dan memarangi korban kalau melawan. Kalau korban dianggap lengah baru barang-barangnya semua diambil dan dibawa kabur,” ungkapnya.

Kepada petugas, para pelaku telah beraksi di sembilan wilayah di kecamatan berbeda di Kota Makassar, diantaranya Kecamatan Panakkukang Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Toddopuli Timur, Jalan, dan Jalan Abdullah Daeng Sirua.

Lalu Kecamatan Tamalanrea, Jalan Urip Sumoharjo persis di depan MTos, dan Perumahan Bumi Tamalanrea Permai. Kemudian Kecamatan Rappocini di Jalan Skarda."Mereka juga akui pernah beraksi di seputaran Pelabuhan Soekarno Hatta," tegas Jamal.

Diterangkan Jamal, para pelaku menggunakan uang hasil kejahatan untuk berfoya-foya dan mengkonsumsi narkoba. “Untuk bersenang-senang saja. Ada yang minum-minuman keras, ada juga pengakuannya beberapa untuk beli sabu-sabu,” terang mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini.

Komplotan ini begal sadis ini beberapa diantaranya berasal dari Luar Kota Makassar, Kata Jamal mereka mereka adalah pemuda pengangguran yang putus sekolah dan mencari hidup di jalanan dengan cara membegal.

Polisi menjerat para pelaku dengan ancaman pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dan kekerasan. Mereka terancam hukuman penjara sembilan tahun lamanya. Petugas juga saat ini masih memburu tiga pelaku lain yang terlibat dalam komplotan ini.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook