alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Iran Merasa Jadi Target Tes Rudal Berkemampuan Nuklir Milik Israel

Muhaimin
Iran Merasa Jadi Target Tes Rudal Berkemampuan Nuklir Milik Israel
Ilustrasi misil yang ditembakkan militer Israel. Foto/REUTERS/Amir Cohen

TEL AVIV - Iran merasa telah menjadi target dari uji coba roket baru yang oleh media setempat digambarkan sebagai rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Uji coba tersebut dilakukan pada Jumat pagi di sebuah pangkalan udara di bagian tengah negara tersebut. Kementerian Pertahanan Israel mengatakan uji coba senjata ini bagian dari rencana modernisasi pertahanan rudal.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif melalui akun twitternya menyindir Amerika Serikat dan negara-negara Eropa yang bungkam dengan uji coba misil Zionis.



"Israel hari ini (Jumat) menguji coba rudal nuklir yang ditujukan ke Iran," tulis Zarif di Twitter.

"E3 (tiga negara Eropa) dan AS tidak pernah mengeluh tentang satu-satunya persenjataan nuklir di Asia Barat—dipersenjatai dengan rudal yang sebenarnya dirancang agar mampu membawa nuklir— tetapi memiliki kelemahan karena yang lebih konvensional dan defensif," lanjut Zarif, yang dikutip dari akun Twitter-nya @JZarif, Sabtu (7/12/2019).

Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan tes sistem propulsi roket dilakukan dari pangkalan militer Palmochim, yang terletak di selatan Tel Aviv.

AS telah secara sepihak keluar dari kesepakatan nuklir multinasional yang dikenal sebagai JCPOA pada Mei 2018. Washington kemudian melanjutkan dengan melancarkan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Teheran dengan menjatuhkan seretentan sanksi yang mengguncang ekonomi negara para Mullah tersebut.

Zarif sendiri termasuk dari beberapa pejabat Iran yang dijatuhi sanksi oleh Amerika.

Iran telah berulang kali membantah tuduhan bahwa pihaknya berniat memperoleh senjata nuklir. Negara itu bertekad untuk terus mematuhi kesepakatan JCPOA dan mendesak para penandatangan JCPOA dari Eropa untuk menjamin nasib Iran di tengah sanksi-sanksi yang dijatuhkan AS.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook