alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

9 Raperda Masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah Tana Toraja Tahun 2020

Joni Lembang
9 Raperda Masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah Tana Toraja Tahun 2020
Gedung DPRD Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja, melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menyepakati sembilan rancangan peraturan daerah (raperda) untuk dimasukkan ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2020.

"Sembilan raperda yang masuk dalam propemperda untuk dibahas di tahun 2020, tidak termasuk beberapa raperda wajib seperti raperda RAPBD 2020 dan RAPBD 2021" ujar Ketua Bapemperda DPRD Tana Toraja, Kristian HP Lambe di Makale, Minggu (8/12/2019).

Kristian mengatakan, dari sembilan raperda itu, tiga raperda di antaranya merupakan raperda yang belum tuntas dibahas di tahun 2019 sehingga pembahasannya dilanjutkan tahun 2020 untuk ditetapkan menjadi perda.



Sembilan raperda tersebut yakni, perubahan perda tentang nama dan jumlah kecamatan, kelurahan dan lembang/desa. Kemudian, raperda tentang retribusi jasa umum serta raperda tentang pembentukan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas)

Tiga raperda lainnya merupakan usulan dari pemerintah kabupaten (pemkab) Tana Toraja. Terdiri dari, raperda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA), raperda tentang perubahan perda tentang penyertaan modal kepada PDAM dalam bentuk non kas serta raperda tentang Lembaga Penyiaran Publik.

Tiga raperda lagi adalah inisiatif DPRD, yakni, raperda tentang Perlindungan Masyarakat Adat, raperda tentang Pendidikan Anak Usia Dini dan raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok.

"Raperda Pendidikan Anak Usia Dini dan Kawasan Tanpa Rokok pernah diajukan DPRD tapi ditolak bupati. Setelah konsultasi ke pemerintah pusat dan provinsi, tahun ini dua perda itu kembali diajukan sebagai raperda inisiatif dewan," ujar legislator Partai Demokrat itu.

Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi menambahkan, raperda yang masuk dalam propemperda tahun 2020 pembahasannya akan dibagi dalam empat masa sidang di DPRD.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook