alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hebat, Siswa SPIDI Sulap Kulit Pisang Jadi Baterai

Najmi Limonu
Hebat, Siswa SPIDI Sulap Kulit Pisang Jadi Baterai
Siswa Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Maccopa memperlihatkan penemuan mereka yakni kulit pisang jadi baterai. Foto: Sindonews/Najmi Limonu

MAROS - Siswa Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Maccopa, Maros menggelar kegiatan Learning Exhibition (Pameran Produk Inovasi Karya Siswi) di Pesantren Putri Darul Istiqamah, Maccopa, Maros, Minggu (8/12/2019).

Learning Exhibition (Pameran Produk Inovasi Karya Siswi) digelar setiap tiga bulan, untuk memperkenalkan produk inovasi para siswi mulai dari siswi SMP hingga SMA. Dalam pameran produk inovasi ini, siswi memamerkan berbagai macam produk unggulan, salah satunya adalah, batu baterai dari kulit pisang.

Kepala Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Maccopa Kabupaten Maros, Muaminah Mustafa mengatakan, pameran produk inovatif ini adalah kegiatan siswi yang digelar setiap tiga bulan sekali.



"Tema ini dilakukan dalam bentuk tematik, yakni kami menggabungkan semua mata pelajaran kemudian mengangkat satu tema. Dari tema itulah ditentukan dimana tripikal siswi siswi mendapatkan data. Dari data itu dibuatlah produk dengan bahan dasar yang ada di sekitar kita," sebutnya kepada wartawan, Minggu, (08/12/2019).

Muaminah menjelaskan, siswa tak hanya menerima teori saja. Tetapi ilmu yang mereka dapatkan di kelas itu ternyata ada hubungannya dengan kehidupan nyata, sehingga berinisiatif membuat produk yang masih langka.

"Jadi produk yang mereka buat adalah sesuatu yang baru dan masih jarang diketahui publik. Semakin tinggi kelas siswi semakin kreatif hasil produk yang mereka buat," ujar Muaminah.

Sementara itu, salah satu siswa kelas XI IPA SPIDI, Arneza yang menemukan baterai baru dari kulit pisang menjelaskan, untuk menghasilkan baterai yang baru, mereka mengolah bahan dasar dari kulit pisang. Mereka hanya mengumpulkan baterai bekas. Kemudian dikosongkan isinya, lalu dimasukkan kulit pisang yang sudah ditumbuk.

"Setelah diteliti, ternyata kulit pisang mengandung elektron dan bisa menghasilkan listrik. Jadi kita buat sebagai energi alternatif, agar tidak menjadi limbah," beber Arneza.

Produk baterai dari kulit pisang hasil olahan siswi SPIDI Darul Istiqamah ini bertahan hingga tiga hari.

Diketahui, selain pameran produk inovatif siswi, kajian Parenting juga digelar di Masjid Ummi Andi Murni Badiu dengan tema "Mendidik Generasi Qur'ani". Kajian parenting ini digelar setiap bulannya yang diikuti orang tua siswi untuk sharing dan tanya jawab dengan pemateri.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook