alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kemiskinan di Bulukumba Turun ke Angka 7,26 Persen

Eky Hendrawan
Kemiskinan di Bulukumba Turun ke Angka 7,26 Persen
Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat provinsi Sulsel, Senin (9/12/2019). Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengklaim jika angka kemiskinan mengalami penurunan. Hal itu berdasarkan data persentase penduduk miskin kabupaten kota 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel.

Angka kemiskinan Kabupaten Bulukumba berada pada angka 72,26 persen atau mengalami penurunan dari 7,48 persen pada tahun 2018.

Data kemiskinan dipaparkan Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat provinsi di kantor Gubernur Sulsel yang dihadiri para Wakil Bupati dan Wali Kota se-Sulsel, Senin (9/12/2019).



Dalam data BPS, Kabupaten Bulukumba berada pada posisi tujuh besar paling rendah tingkat kemiskinannya setelah Kabupaten Soppeng 7,25 persen, Luwu Timur 6,98 persen, Wajo 6,91 persen, Parepare 5,26 persen, Sidrap 4,79 persen dan Kota Makassar 4,28 persen.

Yos Rusdiansyah menyebutkan, ada beberapa faktor penyebab kemiskinan yaitu akses yang sulit, minimnya fasilitas publik, kualitas SDM yang rendah, potensi wilayah, serta kondisi perekonomian suatu daerah.

Untuk menurunkan angka kemiskinan, tambahnya Yos, pemerintah daerah harus mengoptimalkan jaminan dan bantuan sosial yang ada sekarang ini.

“Selain itu harus berupaya meningkatkan kesempatan kerja dan produktivitas tenaga kerja,” imbuhnya.

Meski angka kemiskinan menurun, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang hadir dalam rakor itu mengaku belum merasa puas dengan pencapaian tersebut. Olehnya itu, pihaknya akan terus berupaya melakukan berbagai upaya penanggulangan kemiskinan melalui sinergitas lintas sektor.

“Intinya pelaksanaan program kegiatan dari OPD-OPD kita upayakan harus pro poor, pro job dan pro growth,” singkatnya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook