alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sepanjang 2019, Empat Kasus Pembunuhan Terjadi di Luwu

Chaeruddin
Sepanjang 2019, Empat Kasus Pembunuhan Terjadi di Luwu
Kasus pembunuhan di Luwu meningkat dari tahun lalu. Foto: Sindonews/Ilustrasi

LUWU - Kasus pembunuhan di Kabupaten Luwu meningkat pada tahun 2019, jika dibandingkan dengan jumlah kasus yang sama pada tahun 2018.

Berdasarkan data yang dihimpun SINDO tahun 2018 ada 2 (dua) kasus pembunuhan di Kabupaten Luwu. Jumlah ini meningkat menjadi 4 (empat) kasus per 9 Desember tahun ini.

Kepala Unit (Kanit) I Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Luwu, Iptu Ismail, merincikan ada 4 kasus pembunuhan yang terjadi tahun ini.



"Tiga kasus diantaranya sudah berhasil diungkap Polres Luwu, sementara satu kasus lainnnya masih sementara penyelidikan atau lidik pelaku," ujar Ismail.

Tiga kasus yang berhasil diungkap yakni, pertama, kasus pembunuhan di Cimpu. Kasus ini sempat menghebohkan Luwu Raya.

"Dimana korbannya dibuang dari atas jembatan Sungai Cimpu. Korban bernama Joko Irawan. Hanya dalam waktu 5 hari, penyidik berhasil mengungkap pelaku yang berjumlah dua orang yang tidak lain adalah rekannya sendiri," sebutnya.

Pembunuhan sadis ini terjadi awal tahun 2019 tepatnya 10 Mei. Pelaku menikam korbannya dari belakang dengan menggunakan senjata tajam.

"Setelah diketahui identitas korban maka penyidik Sat Reskrim Polres Luwu mencari alamat keluarganya dan berhasil menemukan nomor HP isteri korban bernama Susanti," ujarnya.

"Informasi yang ditemukan bahwa korban terakhir kontak dengan temannya bernama Nong Bona dan Rudi yang tidak lain adalah kedua pelaku pembunuhan," tambahnya.

Kasus ini telah putus di pengadilan dimana pelaku utama dijatuhi hukuman penjara selama 11 tahun dan pelaku lainnya dihukum 6 tahun penjara.

Kasus selanjutnya yakni pembunuhan sadis di Kecamatan Bajo. Kasus ini awalnya dipicu oleh gas-gas motor oleh korban dan menyebabkan ketersinggungan sekelompok pemuda kampung sehingga mengejar korban.

Naas saat dikejar motor korban mogok sehingha para pelaku mengeroyok korbannya dan memukulnya dengan batu pada bagian hingga meninggal di tempat kejadian.

"Korbannya bernama Beben warga Desa Balla Kecamatan Bajo. Pelaku ada enam orang warga Keluraha Bajo atau tetangga kampung dengan korban," ujarnya.

"Kasus ini juga sudah putus di pengadilan dan para pelaku tengah menjalani hukumannya. Hukuman tertinggi bagi pelaku utama yakni penjara selama tujuh tahun dan dua orang pelaku dibawah umur dihukum selama 3 tahun penjara," lanjut Kanit I Reskrim Polres Luwu.

Kasus pembunuhan yang ketiga berhasil diungkap oleh Unit 1 Satuan Reskrim Polres Luwu yakni, kasus pembunuhan di Kecamatan Larompong dengan korban bernama Basri warga Desa Kasiwiang Kecamatan Larompong.

Pelaku satu orang warga Desa Lempepasang Kecamatan Walenrnag Barat. Pemicu atau motif kesalahan pahaman terkait masalah perempuan.

Korban ditikam di depan rumah salah satu warga di Laromping, korbannya juga meninggal di tempat.

"Satu kasus sampai saat ini belum terungkap yakni pembunuhan di Desa Buntu Babang dimana korbannatas nama Maria Kawa," ujarnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook