alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kejari Maros Berhasil Selamatkan Kerugian Negara Rp985 Juta

Najmi Limonu
Kejari Maros Berhasil Selamatkan Kerugian Negara Rp985 Juta
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Maros, Muhammad Afrizal dan Kepala Seksi Intel Kejari Maros Dhevid Setiawan saat memberikan keterangan pers soal penyelesaian kasus korupsi. Foto: Sindonews/Najmi Limonu

MAROS - Sepanjang tahun 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros berhasil memulihkan kerugian negara dari beberapa kasus korupsi mencapai Rp985 juta. Uang itu berasal dari uang pengganti dan uang hasil sitaan yang telah ditetapkan oleh pengadilan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Maros, Muhammad Afrizal saat pelaksanaan Hari Anti Korupsi 2019 yang jatuh pada hari Senin, (09/12/2019) menuturkan, pengusutan kasus korupsi memang menitikberatkan pengembalian kerugian negara.

"Sesuai arahan Pak Presiden Jokowi, memang untuk kasus Korupsi ini kita lebih mengedepankan pengembalian kerugian negara. Tapi tidak mengesampingkan soal penindakan secara hukumnya. Tahun ini kita pulihkan hampir satu miliar kerugian negara," kata Afrizal kepada awak media.



Selain pemulihan kerugian negara, selama tahun 2019 ini, Kejari Maros juga tengah menyidik 3 kasus dugaan korupsi, mulai dari dana desa Bontomanai dan Bontosomba Kecamatan Tompobulu serta kasus pungutan liar eks Camat Simbang. Sementara untuk tahap penuntutan, ada 8 kasus yang sedang berjalan.

"Untuk tahap penyidikan, ada 3 kasus yang sedang kita tangani. Mulai dari dana desa Bonto Somba, Bonto Manai dan juga kasus OTT eks Camat Simbang. Dalam waktu dekat ini semua akan naik ke tahap penuntutan. Kalau untuk penuntutan itu kami tangani 8 kasus," lanjut Afrizal.

Dia menambahkan, penanganan kasus korupsi itu memang terkesan memakan waktu lama, karena saat proses persidangan, jadwalnya ditentukan oleh pihak pengadilan. Apalagi, untuk kasus korupsi memang peradilannya hanya ada di Makassar untuk semua daerah di Sulsel.

"Kami sebenarnya mau cepat tuntaskan setiap kasus. Tapi kan di pengadilan itu ada jadwalnya dan kita harus ikuti itu. Bayangkan semua kasus korupsi di Sulsel itukan ditangani di pengadilan Tipikor Makassar," terangnya.

Sementara itu Kepala Seksi Intel Kejari Maros Dhevid Setiawan menambahkan, peringatan hari anti korupsi yang digelar oleh Kejari Maros melibatkan ratusan pelajar dan Mahasiswa dari berbagai organisasi. Aksi kampanye pun dilakukan dengan pembagian stiker, bunga dan juga baju ke pengguna jalan yang melintas di perempatan jalan Jendral Sudirman.

"Kami sengaja menggandeng beberapa organisasi karena memang peringatan hari anti korupsi tahun ini itu menyasar kampanyenya ke milenial. Nah kita ajak tuh teman-teman milenial untuk gabung berkampanye," kata Dhevid Setiawan.

Selain aksi bagi souvenir, rencananya puncak acara hari anti korupsi ini akan dilaksanakan pada hari Kamis mendatang dengan menampilkan berbagai aksi kreativitas kaum milenial Maros, seperti pentas seni, puisi hingga stand-up commedy.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook