alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemasukan dari Lelang Randis Ditarget Capai Miliaran Rupiah

Syachrul Arsyad
Pemasukan dari Lelang Randis Ditarget Capai Miliaran Rupiah
Pemprov Sulsel menargetkan mendapat pemasukan miliar rupiah setelah melelang puluhan Kendaraan dinas. Foto:Sindonews/dok

MAKASSAR - Pemprov Sulsel menargetkan penambahan kas daerah dari pelaksanaan lelang barang milik daerah, berupa kendaraan dinas (randis) dengan nilai pemasukan mencapai miliar rupiah.

Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Sulsel, Nurlina mengatakan, saat ini Pemprov Sulsel tengah melelang total 95 randis, dimana 28 unit diantaranya kendaraan roda empat dan 67 unit roda dua. Lelang ini dikerjasamakan dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar.

Jika mengacu pada harga limit yang telah ditetapkan, maka nilai penjualan total 95 randis itu bisa mencapai Rp1,137 miliar (M) lebih. Nilai ini ditargetkan bisa lebih besar, mengingat nilai itu masih batas minimal yang ditawarkan saat lelang.



"Hasil dari lelang randis ini bisa lebih lebih tinggi dari harga limit. Inikan Rp1,13 miliar merupakan target minimal, sesuai penilaian harga limit yang ditetapkan sejak awal. Jadi tentu masih bisa lebih dari itu," sebut Nurlina yang ditemui di kantornya.

Diketahui, lelang randis Pemprov Sulsel tersebut memasuki tahap kedua pelaksanaannya. Pada tahap pertama, berhasil dilelang sebanyak 13 unit kendaraan roda dua dan empat pada tanggal 9 April lalu. Pada lelang tersebut, Pemprov Sulsel menerima tambahan kas sebesar Rp807.300.000.

Diketahui, tahapan pelaksanaan lelang randis ini sudah dimulai. Dengan melakukan pendaftaran keikutsertaan lebih dulu melalui sistem online di website resmi milik DJKN Kementerian Keuangan RI, www.lelang.go.id. Pelaksanaan lelang randis tahap kedua ini bakal digelar di Ruang Command Center kantor Gubernur lantai 4, Kamis (12/12) mendatang.

"Jadi prosesnya melalui online. Penawaran harganya juga begitu. Jadi lelang kali ini istilahnya lelang terbuka. Mudah-mudahan ini terjual semua untuk optimalisasi aset kita," pungkas Nurlina.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook