alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polres Pangkep Tangani 45 Kasus Narkoba, Kebanyakan Pengedar-Kurir

Muhammad Subhan
Polres Pangkep Tangani 45 Kasus Narkoba, Kebanyakan Pengedar-Kurir
Sebanyak 45 kasus narkoba yang ditangani Polres Pangkep dominan melibatkan pengedar dan kurir. Foto/Ilustrasi

MAKASSAR - Kepolisian Resor (Polres) Pangkep menangani 45 kasus narkoba sepanjang tahun ini. Dari puluhan kasus tersebut, total ada 65 orang yang ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kasat Narkoba Polres Pangkep, AKP Galigo Suryadi, mengungkapkan dari puluhan kasus itu, kebanyakan pihaknya menangkap pengedar dan kurir. Modus yang kerap ditemukan menggunakan warga Pangkep. Ironisnya, ada pelajar yang terlibat.

Dia menjelaskan kasus-kasus tersebut hampir seluruhnya telah tuntas, siap dan ada yang sudah disidangkan. Termasuk kasus tahun lalu, sebanyak 43 kasus tahap II pelimpahan ke kejaksaan, tiga kasus tahap pelimpahan berkas dan tiga kasus dalam proses sidik.



Galigo mengungkapkan bila dibandingkan pengungkapan/penanganan kasus narkoba tahun lalu, terjadi peningkatan pada tahun ini. Sepanjang 2018, Polres Pangkep menangani kasus 32 kasus dengan 51 tersangka. Adapun progresnya, 38 kasus tahap II pelimpahan ke kejaksaan, tiga kasus pelimpahan berkas dan empat kasus proses sidik.

Galigo mengungkap penyebab tingginya transaksi narkoba di Pangkep lantaran wilayah hukumnya merupakan daerah perlintasan dan persinggahan. "Secara geografis, Pangkep terletak ditengah-tengah. Itu menjadi tugas berat bagi Satnarkoba Polres Pangkep dalam mendeteksi masuknya barang terlarang tersebut," katanya.

Diterangkan Galigo, dari beberapa tersangka yang telah diamankan, terdapat empat tersangka yang direhabilitasi dari dua kasus.

"Berdasarkan surat edaran Mahkamah Agung, kriteria pelaku pemakai dapat direhabilitasi itu, pertama barang bukti di bawah 1 gram untuk jenis sabu, kalau ganja di bawah 5 gram, pil ekstasi di bawah 8 butir. Tetapi, tetap proses hukum berjalan. Cuma memang ada keringanan ketika telah direhabilitasi," pungkasnya.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook