alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bapenda Sulsel Turunkan Pajak BBNKB per 1 Januari 2018

Kurniawan Eka Mulyana
Bapenda Sulsel Turunkan Pajak BBNKB per 1 Januari 2018
TAUTOTO TR. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan menurunkan pajak kendaraan baru atau biasa disebut bea balik nama kendaraan baru (BBNKB) dan pajak progresif. Foto: Istimewa/Bapenda

MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan menurunkan pajak kendaraan baru atau biasa disebut bea balik nama kendaraan baru (BBNKB) dan pajak progresif.

Penurunan tersebut efektif sejak 1 Januari 2018 lalu. Hal ini diatur dalam Perda nomor 8 tahun 2017 yang merupakan hasil revisi Perda nomor 10 tahun 2010 tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto TR mengatakan, penurunan pajak ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Khususnya dalam membayar pajak kendaraan bermotor di Sulsel.



Saat ini pajak kendaraan pertama sebesar 1,5 persen dari nilai jual. Sementara pajak progresif kendaraan kedua yang sebelumnya sebesar 2,5 persen turun menjadi 2 persen, pajak progresif kendaraan ketiga 3,5 sekarang sisa 2,25 persen, sebelumnya pajak progresif kendaraan keempat sebesar 4,5 persen, sekarang 2,5 persen. Pajak progresif kendaraan kelima dan seterusnya yang dulu sebesar 5,5 persen, sekarang hanya 2,75 persen.

“Penurunan pajak progresif ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan samsat yang memiliki kendaraan lebih dari satu,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Bapenda Sulsel, Kamis (11/1/2018).

Sedangkan Pajak kendaraan baru juga turun dari 12,5 persen menjadi 10 persen. Artinya kendaraan baru di Sulsel harganya sudah sama dengan di Provinsi DKI Jakarta.

Toto, sapannya, meminta masyarakat Sulsel memanfaatkan penurunan pajak ini dengan membeli kendaraan baru di Sulsel, karena pajak yang diperoleh dari penjualan kendaraan tersebut akan dikembalikan pada masyarakat.

“Jalan, jembatan, dan sejumlah infrastruktur di Sulsel ini dibangun dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat,” imbuhnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook