alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Tuding Jalur Sempit Sebabkan BRT Sulit Berkembang

Hasdinar Burhan
Dewan Tuding Jalur Sempit Sebabkan BRT Sulit Berkembang
BRT. Program BRT disebutnya harus terintegrasi sejak awal. Itu jika pemerintah ingin BRT berjalan efektif, termasuk luas lahan yang dibutuhkan ke depannya. Pemerintah daerah, jelasnya, telah menyiapkan sejumlah fasilitas, seperti halte dan jalur untuk men

MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menuding sempitnya luas jalan yang dilalui Bus Rapid Transit (BRT) menyebabkan BRT sulit berkembang.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Darmawangsa Muin, mengatakan program moda transportasi massal oleh Kementerian Perhubungan dalam bentuk BRT belum bisa berjalan efektif. Salah satunya akibat infrastuktur jalan yang belum memadai di Sulsel.

“Ini kan kita dalam tahap percobaan bukan pada tahap pemantapan. Jadi, kalau baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sementara mencarikan solusi operasional terbaik terkait persoalan fungsi daripada BRT sendiri,” katanya Rabu (10/1/2018).



Menurutnya, jika BRT ingin berjalan efektif, dibutuhkan jalur tersendiri di luar jalur yang dilalui kendaraan lainnya. Sementara itu, sejumlah ruas jalan protokol yang menjadi jalur BRT Mamminasata di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Jalan ini kan bukan kewenangan provinsi. Itu masih dimiliki oleh pemerintah pusat, seperti jalan-jalan protokol nasional. Tentu tidak efektif karena BRT berjalan di sejumlah ruas itu. Karena persoalannya luas jalan tidak seperti di Surabaya dan Jakarta,” katanya.

Program BRT disebutnya harus terintegrasi sejak awal. Itu jika pemerintah ingin BRT berjalan efektif, termasuk luas lahan yang dibutuhkan ke depannya. Pemerintah daerah, jelasnya, telah menyiapkan sejumlah fasilitas, seperti halte dan jalur untuk mendukung program ini. Namun, sejumlah fasilitas tersebut masih perlu ditingkatkan.

“Intinya, pemerintah pusat juga harus memikirkan hal itu kedepan. Sudah mengeluarkan program harus terintegrasi dengan dari awal. Bagaimana luas lahannya, dan masih banyak lagi. Kalau kita di provinsi hanya mempersiapkan haltenya saja. Jalur dan koridornya. Itu semua yang kita siapkan. Kemudian sosialisasinya kita bantu. Itu semua masih perlu proses ke depan,” tambahnya.

Olehnya itu, pihaknya meminta pemerintah pusat mengupayakan pelebaran jalan supaya BRT nyaman bagi masyarakat dan tidak terhalangi oleh kemacetan. Meskipun ia mengakui sulit melakukan pembebasan lahan di kota Makassar.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook