alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian, Disdik Bentuk Tim Monitoring Dana BOS

Joni Lembang
Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian, Disdik Bentuk Tim Monitoring Dana BOS
Tim monitoring dana BOS melakukan monitoring di Kecamatan Bittuang. Foto: SINDOnews/Joni Lembang

TANA TORAJA - Dinas pendidikan kabupaten Tana Toraja kembali membentuk tim monitoring penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2019.

Monitoring tersebut guna memperbaiki kesalahan administrasi dalam penyaluran dan penggunaan dana BOS, sebelum tim BPKP dan BPK turun melakukan audit.

“Tim monitoring yang dibentuk terdiri dari beberapa tim. Mereka akan melakukan monitoring penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2019 mulai jenjang SD dan SMP,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja, Anthon Toding di Makale, Minggu (15/12/2019).



Dia mengatakan, setiap tim monitoring terdiri dari unsur kepolisian, kejaksaan serta organisasi kemasyarakatan (ormas). Sama seperti tahun lalu, tahun ini Disdik tidak lagi dilibatkan dalam tim monitoring.

Alasannya, sasaran monitoring adalah sekolah penerima dana BOS yang merupakan lingkup kerja dinas pendidikan.

Monitoring dana Bos dilakukan guna memastikan laporan penggunaan dana BOS di sekolah penerima sudah sesuai dengan format standar tentang pedoman umum dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Tidak menutup kemungkinan masih ada sekolah yang belum paham dalam penyusunan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS. Di antaranya, pembelian alat tulis, tidak ada nota pembelian sebagai bukti pembayaran ataupun ada nota pembelian, tapi tidak disertai stempel toko.

Apabila dalam melakukan monitoring, tim menemukan adanya kesalahan dalam pelaporan penggunaan dana BOS, tim merekomendasikan agar sekolah memperbaiki sesuai dengan format standar yang mengacu pada juknis.

Dengan begitu, saat tim Inspektorat, BPKP maupun BPK melakukan audit tidak lagi menemukan kesalahan dalam pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dana Bos.

“Monitoring ini bersifat pengendalian untuk memperbaiki kesalahan administratif dalam penyusunan laporan penggunaan dana BOS,” ujarnya.

Kasi Datun Kejari Makale, Margaretha H Paturu, anggota tim monitoring dana BOS tahun 2019 mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi sekolah penerima dana BOS adalah keterlambatan transfer dana BOS ke rekening sekolah penerima

"Saat kami turun ke lapangan, rata-rata sekolah penerima mengeluhkan keterlambatan BOS yang mereka terima," katanya.



(man)

loading...
Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook