alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hina Ketua PN Malili di Medsos, Beddu Divonis 8 Bulan Penjara

Fitra Budin
Hina Ketua PN Malili di Medsos, Beddu Divonis 8 Bulan Penjara
Abdul Rahman alias Beddu divonis 8 bulan penjara atas kasus penghinaan Ketua PN Malili Khairul. Foto/Ilustrasi

MALILI - Abdul Rahman alias Beddu divonis bersalah dalam kasus penghinaan atau pencemaran nama baik terhadap Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili, Khairul. Sidang putusan kasus tersebut digelar di Pengadilan Negeri Palopo, Senin (16/12/2019) lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Irmansyah, mengungkapkan Beddu divonis bersalah dengan hukuman delapan bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider satu bulan penjara. Atas putusan itu, Beddu belum bersikap, apakah menerima atau banding.

"Vonisnya itu Senin kemarin. Beddu saat ini masih pikir-pikir (apakah menerima atau banding)," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Kamis (19/12/2019).



Kasus ini mulai bergulir di Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur (Lutim) pada 11 September tahun lalu. Khairul melaporkan Beddu atas dugaan penghinaan di media sosial (medsos) yakni Facebook. Beddu menghina Khairul melalui akun Facebooknya yakni Abdul Rahman Rahman.

Irmansyah menjelaskan saat ini pihaknya menunggu Beddu bersikap. Sesuai aturan yang berlaku, terdakwa memiliki waktu selama tujuh hari. "Waktu pikir-pikir selama tujuh hari. Kalau dia banding juga akan dikasih kesempatan selama tujuh hari untuk buat memori banding," ujarnya.

Ketua PN Malili, Khairul, sebelumnya mengatakan meski melibatkan dirinya, namun ia tidak akan mengintervensi proses hukum ini.

"Biarkan proses hukum berjalan dan saya sebagai warga negara yang baik tidak akan mengintervensi proses hukum ini, walaupun jabatan saya sebagai Ketua PN Malili," ujar Khairul.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook