alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Nilai PD Parkir Lamban Realisasikan Parkir Daring

Vivi Riski Indriani
Dewan Nilai PD Parkir Lamban Realisasikan Parkir Daring
Petugas smart parking memberikan karcis retribusi kepada pengandara yang parkir di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Makassar. Foto: Maman Sukirman/SINDOnews

MAKASSAR - Sejak mulai diperkenalkan pada event Makasssar Internasional Eight Festival (F8) Oktober 2017 lalu, bahkan sudah melalui tahap uji coba di 54 titik di Kecamatan Ujung Pandang. Keberadaan parkir daring yang merupakan program PD Parkir belum menunjukkan progres yang maksimal.

Hal itu kemudian ditanggapi anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo. Dia mengatakan PD Parkir masih lamban dalam merealisasikan program parkir berbasis daring tersebut.

Menurutnya, sudah menjadi hal yang wajar jika dalam melahirkan sebuah program menimbulkan pro kontra. Untuk itu, PD Parkir diminta untuk berani dalam menjalankan setiap program yang direncanakan, sebab dia menyebut program parkir daring lebih mengarah ke hal yang positif.

"Ini memang terlalu lamban dilaksanakan, karena persoalan tarik ulur. Jukir juga jangan menghalangi program PD Parkir tapi PD Parkir juga harus berani menjalankan programnya. Kita (DPRD) sudah kasih lampu hijau jadi silahkan jalan saja, karena ini menguntungkan banyak pihak termasuk pemerintah dan masyarakat pengguna jasa parkir," jelas Leo, kepada SINDO.

Dia menjelaskan dengan konsep daring, PD Parkir juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta meminimalisir adanya tindak kecurangan yang dilakukan oleh jukir liar dengan menaikkan tarif parkir di luar ketentuan pemerintah.

Meski demikian, dia juga mengimbau kepada PD Parkir untuk terus melakukan pengawasan kepada jukir. Sebab bukan hal yang tidak mungkin ada sisi human error yang menjadi penyebab program pemerintah itu gagal.

"Harus jukir itu diawasi, karena pasti ada human error secanggih apapun kita punya program. PD Parkir juga harus bisa memilah mana masyarakat yang bisa dijadikan jukir oleh pemerintah, intinya mereka bersikap jujur," lanjutnya.

Meski begitu, dia tetap berharap agar PD Parkir bisa segera merealisasikan program parkir berbasis online tersebut ke seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar, tidak hanya berhenti di Kecamatan Ujung Pandang melainkan juga ikut menyasar titik ramai parkir.

"Kita perlu komitmen jangan hanya sekedar uji coba. Terlalu lama uji coba, saya mendukung program ini karena memberikan dampak positif yang lebih banyak kenapa tidak di terapkan di titik ramai," tutupnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads