alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Longsor di Parigi, Jalan Poros Antar Desa Masih Tertutup

Herni AmirLongsor di Parigi, Jalan Poros Antar Desa Masih Tertutup
Longsor yang terjadi di Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Jumat (12/1/2018) lalu, masih menutup jalan antar desa hingga hari ini, Minggu (14/1/2018). Foto : Herni Amir/SINDOnews

SUNGGUMINASA - Pasca longsor yang terjadi di Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Jumat (12/1/2018) lalu, mengakibatkan akses jalan utama desa tersebut masih tertutup hingga, Minggu (14/1/2018).

Akibatnya kendaraan roda dua dan empat harus memutar dan menggunakan jalan alternatif lain. Camat Parigi, Hartati mengatakan, saat ini masyarakat dan pemerintah setempat membuat akses jalan yang hanya bisa dilalui warga. "Sudah tiga hari longsor, jadi kami bersama pihak TNI Polri dan masyarakat membuat dulu jalan yang bisa diakses oleh warga. Tapi kalau kendaraan roda dua dan empat belum bisa,"ungkapnya.

Diketahui, titik longsor yang terjadi pukul 05.00 Wita itu berada di Pattiro Dusun Tonrokombang dengan ketinggian longsoran sekitar 100 meter dan menutup sepanjang 40 meter jalan poros. Padahal jalan tersebut menghubungkan ke Desa Sicini Kecamatan Parigi

Menurut Hartati, material longsor berupa batu besar sulit dipindahkan kecuali dengan alat berat.Bahkan salah satu material batu yang jatuh melubangi aspal cukup dalam. Sehingga jika masyarakat yang hendak membawa hasil perkebunan dengan kendaraan harus memutar ke arah Dusun Bongkitonro ke Balipi dan keluar ke Desa Jonjo. "Lumayan jauh. Masyarakat harus memutar sejauh 1,5 Km. Karena disana jalannya aspal," jelasnya.

Hartati pun berjanji akses jalan bisa kembali dilalui dua tiga hari kedepan.
Pihaknya sudah hubungi posko bencana Tagana, Bupati Gowa dan Dinas PU terkait hal ini. "Semoga dua tiga hari kedepan bisa selesai dan dilalui kembali," tandasnya.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads