TOPIK TERPOPULER

187.551 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Sulsel

Tim SINDOnews
187.551 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Sulsel
Seorang tenaga kesehatan menjalani vaksinasi massal yang dipusatkan di GOR Unhas beberapa waktu yang lalu. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel telah mengajukan permintaan vaksin Covid-19 sebanyak 187.551 dosis dengan 18.880 vial ke pusat. Permintaan ini menyusul habisnya stok vaksin di gudang Dinas Kesehatan Sulsel.

"Stok vaksin di gudang vaksin provinsi sudah tidak ada," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulsel, dr Nurul AR dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Lansia hingga Pedagang Ikuti Vaksinasi Covid-19 PMKIT Sulsel

Menurut Nurul, alokasi vaksin yang diminta pihaknya ke Kemenkes belum tiba. Namun, hari ini atau besok dikonfirmasi sudah akan dikirim. “Info terkini vaksin sudah siap dikirim hari ini atau paling lambat besok,” ungkap.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa tidak ada penundaan vaksinasi di Sulsel. Sebab saat ini pihaknya masih menunggu vaksin tahap kedua dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.



Andi Sudirman mengaku bahwa Pemprov Sulsel telah menjalankan arahan dari pemerintah pusat untuk melakukan proses vaksinasi pada tahap awal secepat mungkin.

Baca juga: Insan Industri Jasa Keuangan di Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19

Vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan maupun ASN lingkup Pemprov Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota di Sulsel.

"Bukan disetop, justru kita ini tahap terakhir untuk tahap kedua, malahan kita sudah menghabiskan stok yang ada, tinggal yang ada masalah vaksinasi tahap kedua," ungkap Andi Sudirman usai puncak peringatan HUT-691 Kabupaten Bone, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: DPRD Makassar Dorong Simulasi Sekolah Tatap Muka di Pulau



"Tapi kita sudah bersurat ke Kementerian Kesehatan untuk penambahan stok, justru kita menyelesaikan lebih cepat dari target dari perkiraan sebelumnya,” sebutnya.

“Jadi kita sudah bersurat. Kita tidak produksi vaksin, kita melaksanakan saja, jadi kita menunggu stok dari pusat,” tambahnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!