alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gubernur Sulsel Tinjau Kerusakan Pesisir Pantai di Takalar

Syachrul Arsyad
Gubernur Sulsel Tinjau Kerusakan Pesisir Pantai di Takalar
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meninjau kerusakan pesisir pantai di Kabupaten Takalar. Foto/SINDOnews/Maman Sukirman

TAKALAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengunjungi perkampungan warga yang terkena dampak abrasi di sepanjang pesisir pantai di Kecamatan Galesong dan Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Selasa (7/1/2019).

Dalam kunjungannya, Nurdin Abdullah turut didampingi Bupati Takalar, Syamsari Kitta. Selain itu Kepala Kepala BBWS Pompengan-Jeneberang, Supardji, Ketua DPRD Takalar, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel.

Nurdin menegaskan, pemerintah akan segera menindaklanjuti dampak atas kondisi abrasi yang kian parah. Pembangunan bronjong akan disegerakan, sementara kerusakan rumah warga yang rusak juga akan dibantu.



"Jadi nggak usah ragu masyarakat, kita hadir. Tadi dinas sosial hadir, BPBD hadir. Sebentar lagi saya tinggal tunggu datanya, semua kerusakan rumah yang diambil ombak kita punya anggaran tanggap darurat. Saya akan serahkan ke pak bupati," turut Nurdin yang ditemui di sela-sela kunjungannya.

Pantauan wartawan di lokasi, kondisi pemukiman warga di pesisir pantai Kecamatan Galesong terancam rusak. Akibat ombak yang sedikt demi sedikit mengikis dan menggerus sebagian lahan perumahan yang tak jauh dari bibir pantai.

Untuk menahan abrasi, warga setempat menggunakan pasir yang dimasukkan ke karung terpaksa digunakan. Selain itu memasang berbagai material bangunan seperti batu untuk menahan terjangan air laut ke pantai.

Kata Nurdin, balai besar wilayah sungai juga tengah merancang proyek pembangunan tanggul untuk mengatasi abrasi di pesisir pantai Galesong. Proyek tersebut tengah dalam tahap tender, dan diharap bisa segwra dikerjakan.

"Ini Balai Pompengan sudah mulai mendesain, sudah ada beberapa yang sudah tender, kalau yang di sini sisa tender kita harapkan dari APBN bisa membantu. Supaya mudah-mudahan tahun depan tidak lagi mengalami hal seperti ini masyarakyat disini," tutup Nurdin.





(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook