alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jumras Ditetapkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Gubernur

Faisal Mustafa
Jumras Ditetapkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Gubernur
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat memberikan keterangan terkait dengan penetapan tersangka Mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel Jumras. Foto: Sindonews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar, menetapkan Mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras sebagai tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menjelaskan, setelah pihaknya melakukan melakukan gelar perkara, Senin (6/1/2020) dan serangkaian pemeriksaan mendalam, Jumras tidak dapat membuktikan pernyataannya yang menuding Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menerima mahar Rp10 miliar dari oknum pengusaha pada Pilgub 2018.

"Kemarin sudah digelarkan dan sudah ditetapkan tersangka. Dia (Jumras) ngomongnya tanpa dasar atas asumsi sendiri sedangkan dia ngomong begitu kan di bawah sumpah yang dia sampaikan di sidang itu (Hak Angekt). Kalau benar beranilah buktikan. Kita periksa saksi-saksi tidak ada yang membenarkan ucapan dia. Kalau benar kan pasti tidak diproses," katanya saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Selasa (7/1/2020).



Oleh penyidik, Jumras dijerat Pasal 242 juncto Pasla 310 juncto Pasal 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, serta fitnah atau tudingan yang tidak benar adanya. Dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Kita rencana pemanggilan dalam minggu ini, panggilannya 3 hari lah paling cepat," kata Indratmoko.

Sebelumnya, pelaporan Jumras ke polisi berawal dari pernyataan Jumras yang disebut menuding Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menerima mahar Rp 10 miliar dari oknum pengusaha pada Pilgub 2018. Namun Nurdin membantah tudingan yang dilontarkan Jumras saat sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel beberapa waktu lalu.

Nurdin sempat mengultimatum Jumras agar mencabut pernyataannya. Namun Jumras bergeming sehingga tim hukum Nurdin melaporkan Jumras ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook