TOPIK TERPOPULER

Salat Tarawih Berjemaah di Tengah Pandemi, Bupati Gowa Ingatkan Taat Prokes

Herni Amir
Salat Tarawih Berjemaah di Tengah Pandemi, Bupati Gowa Ingatkan Taat Prokes
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pun melakukan salat tarawih berjemaah dengan masyarakat Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (12/4/2021). Foto: Istimewa

SUNGGUMINASA - Setelah pemerintah pusat melalui sidang Isbat menetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa (13/4/2021), pelaksanaan ibadah tarawih berjemaah di masjid mulai dilaksanakan.

Diketahui, tahun ini pemerintah pusat membolehkan untuk melakukan salat tarawih meski masih berada di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pun melakukan salat tarawih berjemaah dengan masyarakat Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (12/4/2021).

Adnan mengatakan, bertemu Ramadan saat ini merupakan suatu kebahagiaan. Sebab, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, segala ibadah pahala akan dilipatgadakan. Tak hanya itu, juga menjadi bulan untuk mengintrospeksi diri.

Baca Juga: Bubarkan Balapan Liar, Polisi dan Tentara di Gowa Amankan Ratusan Sepeda Motor



"Alhamdulillah pemerintah pusat telah menetapkan bulan suci Ramadan yang jatuh pada hari Selasa. Sehingga kita patut berbangga dan berbahagia karena kita masih bisa menikmati bulan penuh berkah untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya," ungkapnya.

Menurutnya, pada bulan Ramadan ini dirinya mengajak masyarakat untuk mengucapkan syukur. Karena, jika dibandingkan tahun lalu dimana seluruh masyarakat tidak diperbolehkan melakukan salat jemaah dan buka puasa di masjid dikarenakan pandemi Covid-19.

Namun tahun ini berdasarkan edaran Kementerian Agama, masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Gowa telah diperbolehkan melakukan tarawih dengan catatan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga: PMI Bantu Pemkab Gowa Akselerasi Penanganan Covid-19

"Makanya saya sangat berharap masyarakat bisa patuh dengan aturan ini. Karena jika tahun lalu kita tidak bisa buka puasa dan tarawih secara bersama-sama, tetapi tahun ini kita diberikan kesempatan asal kita bisa disiplin dengan aturan tersebut, seperti menjaga jarak saf dan menggunakan masker," tambah orang nomor satu di Gowa itu.



Sementara, salah satu warga yang ikut melakukan tarawih, Haslinda merasakan hal yang sama. Ia mengaku bahagia karena dibukanya kembali rumah-rumah ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini. Meskipun dengan penerapan protokol kesehatan.

"Masya Allah rasanya sangat bersyukur karena tahun ini tempat ibadah bisa dibuka kembali. Kami sebagai umat muslim berbahagia karena bisa bersilaturahmi, menunaikan ibadah bersama keluarga dibandingkan tahun lalu yang ibadahnya di rumah saja," ungkapnya.

Haslinda berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu agar mampu bersilaturahmi dan berkumpul dengan keluarga tanpa memikirkan adanya suatu penyakit dan jaga jarak.

Baca Juga: Dukung Percepatan Digitalisasi, Pemkab Gowa Gunakan QRIS untuk Penerimaan Pajak



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!