TOPIK TERPOPULER

Chaidir Syam Dukung Hadirnya Kawasan Industri di Maros

Najmi Limonu
Chaidir Syam Dukung Hadirnya Kawasan Industri di Maros
Bupati Maros Chaidir Syam didampingi Wakil Bupati Suharina Bohari. Foto: Istimewa

MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros, mendukung rencana hadirnya kawasan Industri modern Maros (KIMA), yang rencananya dibangun di Kecamatan Marusu Kabupaten Maros.

Rencana tersebut dibahas saat Direktur Utama PT KIMA, Muhammad Mahmud bertemu langsung Bupati Maros, AS Chaidir Syam. Dalam kunjungannya itu mereka membahas rencana kehadiran kawasan industri KIMA di Maros.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyambut baik hal ini. Sebab kehadiran KIMA 2 di Maros secara tidak langsung membantu dalam hal lapangan kerja.

Baca Juga: 100 Hari Kerja, Bupati Maros Luncurkan Bantuan Dana Bergulir Bagi UMKM

"Kita menyambut baik karena kawasan yang ditunjuk memang kawasan industri. Terutama nantinya adalah masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran KIMA di Maros," pungkasnya.



Setelah pertemuan awal ini kata dia akan dilanjutkan pertemuan antara KIMA dan pihak terkait dengan melihata Feasibility Study kawasan tersebut.

Direktur Utama PT KIMA, Muhammad Mahmud mengatakan pihaknya memang bertemu dengan bupati membahas rencana hadirnya kawasan industri modern di Maros.

Apalagi kata dia, rencana masuknya KIMA 2 di Maros sudah lama. Hanya saja hingga saat ini, belum terealisasi. Diakuinya, memang semuanya itu perlu diurus untuk pengkondisian supaya semuanya bisa mendukung.

"Kalau luasannya rencananya sekitar 560 ha tapi yang sudah kita bicarakan dengan pihak ketiga itu sekitar 140 ha," katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Kunjungan Pariwisata, Ratusan Pelaku Wisata di Maros Divaksin



Dia juga mengatakan, alasan memilih lokasi di Kecamatan Marusu karena berdasarkan RTRW di Krcamatan Marusu masuk dalam kawasan industri. Menyoal anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan KIMA 2 ini dia mengatakan, kawasan industri ini sangat fleksibel.

"Terpenting saat ini adalah dukungan Pemda Maros, kalau izin prinsipnya sudah ada. Kita berharap tak ada kesulitan dalam hal pembebasan lahannya," sebutnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!