alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ditemukan Mengapung, Pekerja Swimming Poll Grand Mall Tewas

Najmi Limonu
Ditemukan Mengapung, Pekerja Swimming Poll Grand Mall Tewas
Aparat kepolisian saat melakukan evakuasi terhadap Muh Quraish Hamjah (20)pekerja swimming pool Grand Mall yang tewas usai ditemukan mengapung di kolam. Foto: Sindonews/Najmi Limonu

MAROS - Wahana kolam renang GrandTown yang ada di belakang Grand Mall, kecamatan Mandai kembali menelan korban jiwa.

Kalini seorang pekerja meninggal dunia usai ditemukan dalam kondisi lemas mengapung di dalam kolam, Jumat (10/01/2020).

Korban yang diketahui bernama Muh Quraish Hamjah (20), merupakan warga Jalan Kebun Sayur Desa Jagong, kabupaten Pangkep. Korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya. Dia ditemukan dengan kondisi tubuh terapung tegak lurus dengan kedua lengan tersangkut pada pelampung dan tidak sadarkan diri.



Kanit Reskrim Polsek Mandai, Iptu Junardi mengatakan, saat ditemukan oleh rekan kerjanya, yang bersangkutan masih dalam kondisi hidup. Hanya saja memang sudah sangat lemah. Saat itu, dia langsung dilarikan ke rumah sakit Angkatan Udara Dody Sarjito.

"Jadi korban ini ditemukan dalam kondisi lemas mengapung di kolam. Korban masih hidup waktu ditemukan. Kemungkinan meninggalnya pas dibawa ke rumah sakit. Kita masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebabnya," katanya.

Dari hasil keterangan sementara, korban diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru (TBC) dan sudah pernah diberikan kesempatan untuk istirahat oleh pihak manajemen tempatnya bekerja. Namun korban menolak dan tetap beraktifitas.

Selain itu, keluarga korban yang diminta oleh Polisi untuk melakukan otopsi menyatakan menolak dan hanya ingin membawa pulang jenazah korban ke rumah duka di Pangkep. Sementara, hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya luka.

"Kami sudah membujuk keluarganya untuk diotopsi tapi menolak. Kalau hasil pemeriksaan luar itu tidak ditemukan adanya luka atau bekas benda tumpul. Kami masih tunggu pihak keluarga yang akan mengambil jenazahnya," lanjutnya.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan juga mengamankan sejumlah barang yang digunakan oleh korban. Setelah jenazah dibawa ke rumah duka, Polisi berencana akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami urus dulu jenazahnya. Habis itu baru kami akan lakukan olah TKP dan juga pemeriksaan lanjutan saksi-saksi. Sementara ini kita sebut kecelakaan kerja," pungkasnya.

Pada Agustus 2019 lalu, seorang pekerja asal Jeneponto, juga mengalami kecelakaan kerja saat pembangunan awal wahana bermain kolam renang di Grand Mall Batangase. Kasus inipun belum sepenuhnya terungkap oleh pihak Kepolisian.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook