alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rumah Baru Ditempati Terbakar, 1 Keluarga di Gowa Tewas

Herni Amir
Rumah Baru Ditempati Terbakar, 1 Keluarga di Gowa Tewas
Satu keluarga di Gowa tewas pasca rumah mereka terbakar. Para korban meninggal sempat dirawat di rumah sakit. Foto: Sindonews/Ilustrasi

SUNGGUMINASA - Satu keluarga di Panggentungang, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa tewas setelah menjadi korban kebakaran di rumah yang baru ditempatinya, Kamis (9/1/2020) kemarin.

Ketiganya tidak meninggal bersamaan, karena masih mendapat perawatan dari medis pasacakebakaran. Putra mereka Muh Alif balita berumur 1 tahun meninggal pada Jumat pagi pukul 08.00 Wita . Kemudian ibunya Harmiati (26) meninggal dunia sorenya yakni pukul 18.00 Wita.

Keduanya sempat dievakuasi ke rumah sakit namun tidak bisa diselamatkan lagi. Seluruh badan Alif dan ibunya dalam kondisi bengkak melepuh. Luka bakar yang dialami satu keluarga ini hingga 90 %.



Sementara suaminya, Mansyur sempat mengalami masa kritis di RS Wahidin Sudirohusodo hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pukul 19.00 Wita, Jumat (10/1/2020) tadi.

"Iye anaknya kasian lebih dahulu meninggal dengan kondisi badan yang melepuh. Sementara ibunya, Harmiati meninggal pada jam enam sore," beber Dg Tayu tetangga korban, Jumat (10/1/2020).

Kasus kebakaran ini sudah ditangani Polsek Somba Opu dan penanganan kebakaran rumah korban ditangani Satgas Damkar Gowa.

Menurut keterangan Daeng Tayu, Mansyur dan Harmiati baru saja menempati rumah barunya itu minggu yang lalu.

Selama ini keluarga Mansyur yang pernah merantau di Sorong, Papua menumpang tinggal di rumah orangtuanya di Panggentungang tidak jauh dari rumahnya yang terbakar.

Mansyur sehari-hari bekerja sebagai sopir pribadi. Sementara Harmiati adalah ibu rumah tangga.

"Baru kembali dan menetap di sini di Panggentungang. Baru satu minggu kapan di rumah barunya," kata Dg Tayu.

Menurut Dg Tayu, Harmiati dikenal sangat baik hati dan ramah. Tak heran jika peristiwa nahas yang dialami satu keluarga itu membuat para tetangganya sangat kehilangan.

Jenazah Harmiati dan anaknya Alif telah dikuburkan di Pekuburan Dato Ri Panggentungang. Sedangkan suaminya, Mansyur rencananya segera juga dikuburkan di pekuburan yang sama.

Kadis Damkar Gowa Rostam Razak yang dikonfirmasi, peristiwa kebakaran satu unit rumah di Panggentungang itu terjadi Kamis (9/1/2020) kemarin sekitar pukul 06.00 Wita.

Saat pihaknya mendapatkan laporan warga terkait adanya kebakaran di wilayah Panggentungang, tim Damkar pun langsung menuju lokasi.

"Kami tiba di lokasi kurang lebih lima menit dan langsung memadamkan api. Sementara korban tiga orang dievakuasi warga. Tiga korban adalah suami istri dan satu anak mereka," jelas Rostam Razak.

Dikatakan Kadis Damkar, informasi yang dihimpun dari warga sekitar katanya api terjadi dari televisi korban yang korslet kemudian merembes ke kamar tidur.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook