alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BPSDM Sulsel Siapkan Kurikulum untuk Pengembangan ASN

Syachrul Arsyad
BPSDM Sulsel Siapkan Kurikulum untuk Pengembangan ASN
BPSDM Sulsel tengah menyiapkan kurikulum untuk pengembangan ASN melalui penerapan corporate university. Foto/Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel tengah menggodok penyiapan kurikulum untuk pelatihan pengembangan kompetensi ASN melalui penerapan corporate university (corpu).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Imran Jauzi, menjelaskan penyusunan naskah akademik untuk pendirian corpu dikatakan sudah selesai. Namun, tahapannya masih panjang sebelum diterapkan. Salah satunya menyiapkan kurikulum pelatihannya.

"Jadi secara regulasi itu menjadi kebutuhan yang harus disipkan. Kita sudah siapkan naskah akademiknya, bersama TGUPP. Dan kami sudah lakukan bench mark ke PT Telkom yang memang sudah menjadi pioner corpu di Indonesia, termasuk Kemenpan juga lembaga administrasi negara (LAN)," sebut Imran kepada SINDOnews.



Dia melanjutkan corpu diharap menjadi wadah peningkatan kompetensi ASN. Program yang mampu menjawab kebutuhan pemerintah daerah, khususnya dalam merealisasikan program kegiatan di tiap OPD.

"Ini kelihatannya memang butuh proses panjang. Karena merubah kultur dan model pelatihan yan selama ini kita desain pelatihan berdasarkan apa arahan dari Pusat, yang sifatnya mandatory. Di corpu ini, harus kita desain berdasarkan kebutuhan tiap OPD. Karena itu banyak persiapannya, kurikulum dan tenaga pengajar, sistem kita siapkan," urai dia.

Penyiapan dari sisi regulasi termasuk menyusun peraturan gubernur (pergub) pembentukan corpu juga dilakukan. "Itu dari sisi regulasi, yang utama juga penyiapan kurikulum dan memang itu kita banyak desain berbasis IT, pendekatan e-learning itu akan banyak mewarnai dalam prosesnya," sambung Imran.

Secara umum, sistem pelatihan ASN di corpu sedikit banyak pembelajarannya mengadopsi sistem akademik di perguruan tinggi. Namun disebutkan, pembentukan corpu bukan berarti mendirikan gedung baru. Hanya memanfaatkan gedung diklat yang ada, namun sistem pelatihannya yang diubah.

"Jadi ini bukan mendirikan semacam universitas, tapi ini program pelatihan. Disebut corpu karena gayanya atau model pelatihannya mengadopsi mirip kampus. Modelnya begitu," ucapnya.

Untuk tenaga pengajar atau asesor dalam corpu ini, direncanakan akan menggandeng asesor dari Pemprov Sulsel yang dianggap sudah berkompeten. Selain itu, adapula dari akademisi, termasuk praktisi.

Pemprov Sulsel juga telah melakukan studi ke beberapa perusahaan yang telah menerapkan sistem ini. Seperti melakukan benchmarking ke Telkom Corporate University. Termasuk Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Tahun ini kita terus bergerak bertahap merampungkan. Targetnya 2021 sudah berjalan. Ini juga akan didukung dari Kemenpan dan LAN. Harapa kita nanti kita bisa bangun sistem dimana setiap OPD akan terlibat sebagai membangun organisasi organisasi pembelajaran," jelas Imran.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook