TOPIK TERPOPULER

Bandara Sultan Hasanuddin Mulai Dipadati Warga Jelang Aturan Larangan Mudik

Najmi Limonu
Bandara Sultan Hasanuddin Mulai Dipadati Warga Jelang Aturan Larangan Mudik
Calon penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin saat hendak melakukan Tes GeNose yang sudah diterapkan pihak bandara. Foto: Istimewa

MAROS - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, mulai dipadati warga untuk mudik jelang aturan larangan mudik yang diterapkan pada pada 6 Mei hingga 17 Mei mendatang.

Berdasarkan pantauan di bandara, sejumlah pengguna jasa bandara memilih mudik lebih pulang ke kampung masing-masing.

Salah seorang calon penumpang asal Surabaya, Marsono mengaku hendak mudik ke Surabaya bersama keluarganya.

Baca Juga: Tes GeNose Kini Tersedia di Bandara Sultan Hasanuddin, Begini Prosedurnya

"Saya mau ke Surabaya untuk mudik, memilih balik lebih awal sebelum aturan pelarangan mudik berjalan. sudah lama tinggal di Makassar, tahun kemarin tidak mudik karena pandemi dan awal Covid-19, makanya tahun ini pulang sekeluarga," jelasnya.



Marsono mengaku di Makassar dia bekerja dan sudah dua tahun meninggalkan kampung halamannya.

Sementara itu Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I, Iwan Risdianto mengatakan, pergerakan traffic penumpang per harinya berada dikisaran 20 sampai dengan 25 ribu penumpang per hari. Baik yang datang maupun akan berangkat.

"Kalau pergerakan penumpang itu masih fluktuatif atau naik turun. Bahkan berdasarkan data pergerakan penumpang itu 20 sampai 25 ribu per harinya," katanya.

Meski angkanya flukruatif kata dia, jika dibandingkan dengan tahun kemarin pada periode yang sama terjadi peningkatan signifikan.

Baca Juga: Pasca Pengeboman, Pengamanan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Diperketat



"Sebab tahun lalu tidak ada penerbangan dikarenakan kondisi Pandemi Virus Corona," sebutnya.

Sementara itu guna mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara akan melakukan pengetatan protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran gugus tugas penanganan Covid-19.

Sementara pergerakan pesawat pun juga mengalami peningkatan perharinya 150- 250 penerbangan per harinya.

"Untuk rute tujuan terbanyak antara lain Jakarta, Kendari dan Balikpapan," tutupnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!