alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rekonstruksi Pembunuhan Asmaul Husna Digelar Pekan Depan

Faisal Mustafa
Rekonstruksi Pembunuhan Asmaul Husna Digelar Pekan Depan
Mahasiswi Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumah kontrakannya dengan kondisinya cukup mengenaskan. Kepala tertutup dengan bantal setelah lehernya digorok. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Penyidik Unit Reskrim Polsek Manggala menjadwalkan rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) berinisial AH (23 tahun) berlangsung Selasa 21 Januari 2020, pekan depan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, mengatakan rekonstruksi berlangsung di Tempat Kejadian Perkara di rumah kos milik korban.

"Rencananya, Selasa pekan depan. Lokasinya nanti di TKP di rumah kostnya. Di sini (Satreskrim Polrestabes Makassar) juga akan bantu anggota Polsek," katanya kepada SINDONews, Kamis (16/01/2020).



Indratmoko menjelaskan rekonstruksi dilakukan untuk kebutuhan kelengkapan berkas kasus yang terjadi di kamar rumah kontrakan korban di Kompleks Perumahan Citra Elok B2 Jalan Tamangapa RW 03, RT 03 Raya 5, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Sabtu (14/12) sekira pukul 12.30 Wita.

"Kita lakukan persesuaian antara keterangan saksi-saksi terus dengan keadaan di tempat kejadian. Kita cocokkan, yah itu juga untuk kelengkapan berkas," jelasnya.

Sebelumnya, Mahasiswi Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumah kontrakannya dengan kondisinya cukup mengenaskan. Kepala tertutup dengan bantal setelah lehernya digorok.

Peristiwa itu sempat menggegerkan warga sekitar. Belakangan Petugas dari Polsek Manggala dan Poltestabes Makassar mengungkap aktor dibalik pembunuhan sadis adalah AH Adalah Ridhoyatul Khair.

Dia diamankan di sekitar lokasi sesaat setelah penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi-saksi, Sabtu (14/12/2020) lalu.

Barang bukti pisau dapur sempat dibuang pelaku ke sungai dekat tempat tinggal korban. Pelaku diketahui merupakan mahasiswa yang satu fakultas dengan korban. Hubungan asmara diduga kuat menjadi salah satu faktor sekaligus pemicu pelaku nekat melakukan perbuatan sadis kepada korban.

“Karena dia (korban) hamil empat bulan dia minta pertanggungjawaban pacarnya. Namun karena pacarnya (Ridhoyatul Khair) ketakutan, dia melakukan pembunuhan," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, beberapa waktu lalu.

Sebelum mengancam untuk membunuh, pelaku dijelaskan Yudhiawan, sempat terlibat cekcok dengan korban. Adu mulut terjadi karena korban berniat untuk melaporkan kondisi kandungannya kepada orangtua pelaku.

Saat ini pelaku masih ditahan di Polsek Manggala untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUPidana dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook