alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mutasi Cacat, Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Didesak Mundur

Eky Hendrawan
Mutasi Cacat, Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Didesak Mundur
Front Perjuangan Rakyat (FPR) saat berunjukrasa mendesak Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba mundur. Foto : SINDOnews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Front Perjuangan Rakyat (FPR) mendesak Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali menganulir mutasi yang dilakukan Pemkab Bulukumba awal Januari lalu karena dianggap telah cacat administrasi. Jika tidak dianulir, bupati berlatar belakang militer itu didesak mundur saja.

"Jika Bupati tidak mampu mengugurkan mutasi tersebut dan mencopot kepala BKPSDM. Sebaiknya Bupati mundur karena kami menganggap mutasi ini cacat hukum dan tidak dilakukan secara profesional," kata Rudy Tahas, korlap FPR saat menyampaikan orasinya di gedung DPRD Bulukumba, Kamis (16/01/2020).

Menurut Rudy, saat ini Pemkab Bulukumba dibawa komando AM Sukri Sappewali dan Tomy Satria Yulianto yang membawai BKPSDM yang tidak lagi harus melakukan klarifikasi atas kesalahan prosedur mutasi yang dilakukan. Melainkan mengambil sikap tegas melakukan pembatalan mutasi dan mengundurkan diri bersama kepala BKPSDM, Andi Ade Ariadi.



"Kita ke sini bukan untuk mengada-ada. Kita tidak butuh klarifikasi, kita minta Kepala BKPSDM Bulukumba untuk mundur dari jabatannya dan jika bupati tidak tegas, maka Bupatipun juga kami minta mundur," ujarnya.

Rudy menyebut jika mutasi yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati itu tidak lepas dari campur tangan DPRD. Dimana terdapat beberapa kekeliruan yang dilakukan seperti penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan PP Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat PNS bahwa pegawai berpangkat lebih rendah tidak diperbolehkan menjadi atasan dari pangkat yang lebih tinggi.

"Dalam pasal 33 juga dijelaskan bahwa Pegawai Negeri Sipil yang berpangkat lebih rendah tidak boleh membawahi Pegawai Negeri Sipil yang berpangkat lebih tinggi, kecuali membawahi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan fungsional tertentu," tukasnya.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook