TOPIK TERPOPULER

Jumat Pekan Ini, Bupati Pangkep Luncurkan 5 Program 100 Hari Kerja

Muhammad Subhan
Jumat Pekan Ini, Bupati Pangkep Luncurkan 5 Program 100 Hari Kerja
Konferensi pers launching 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Selasa (27/4). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan

PANGKEP - Muhammad Yusran Lalogau bakal meluncurkan 5 program 100 hari kerjanya sebagai Bupati Pangkep Jumat 30 April mendatang di Desa Bara Batu, Kecamatan Labakkang.

Lima program tersebut yakni, perencanaan pola tanam dan penetapan jadwal pola pembagian air untuk 8.500 hektare. Kemudian, penyerahan peralatan kerja petugas pintu air (PPA) dan pekerja saluran (PS).

Baca juga: 3 Program Unggulan 100 Hari Bupati dan Wabup Pangkep Segera Diluncurkan

Ketiga, pemberian bantuan benih padi untuk 8.500 hektare lahan. Pembangunan irigasi perpompaan Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa. Terakhir, pembangunan 550 paket sanitasi untuk 11 desa di tujuh kecamatan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman.

Ketua Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Pangkep, Ibrahim Saleh menyampaikan, realisasi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pangkep dilakukan secara bertahap. Setelah resmi bidang sosial dan kesehatan pekan lalu, kini bidang infrastruktur mulai digenjot untuk mewujudkan misi Pangkep sejahtera.



“Program jemput pasien dari rumah ke rumah sakit hingga ke pulau sudah berjalan. Jumat ini kita sudah memulai di bidang infrastruktur untuk mewujudkan Pangkep sejahtera,” kata Ibrahim saat menggelar konferensi pers launching program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Selasa (27/4).

Baca juga: Predikat Akuntabilitas Kinerja Pemkab Pangkep Naik dari CC ke B

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Pangkep, Agussalim menyebut, sebanyak 550 paket pembangunan sanitasi akan disebar di 11 desa untuk tujuh kecamatan daratan di Pangkep.

“Ke-11 desa itu sudah disurvei dan layak menerima bantuan tersebut. Jadi tidak sekadar diberikan tetapi melalui tahapan dengan beberapa indikator, di antaranya desa yang rawan stunting,” tambahnya.

Hal yang sama juga dipaparkan Kadis Pertanian, Andi Sadda. Dia menyebut, pemberian bantuan benih pada musim gaduh tahun ini untuk 8.500 hektare lahan pertanian di hampir semua kecamatan di daratan. Selain itu juga ada pembagian bibit jagung dan kacang ijo.



Baca juga: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Eratkan Persaudaraan

Persoalan lain yang banyak dikeluhkan petani di antaranya pembagian pupuk yang tidak merata serta pola pembagian air untuk 8.500 hektare lahan pertanian, akan terjawab dalam program yang dicanangkan Dinas Pertanian serta Dinas PU.

“Pola pembagian air di musim kemarau untuk lahan pertanian kita upayakan bisa merata, sekalipun sumber air dan petugas pintu air masih sangat terbatas. Tetapi kami sudah diback-up petugas dari kepolisian dan TNI untuk menjamin keamanan di tingkat petani,” ujar Andi Irwan.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!