alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Abaikan Sanksi AS, Iran Yakinkan India Agar Tetap Beli Minyak

Agus Nyomba
Abaikan Sanksi AS, Iran Yakinkan India Agar Tetap Beli Minyak
Iran terus berupaya meyakinkan India agar tetap membeli minyak mereka di tengah sanksi Amerika Serikat. Foto: Istimewa

NEW DELHI - Pemerintah Iran terus meyakinkan India, agar tetap membeli minyak mereka meski bakal menghadapi sanksi "tekanan maksimum" dari Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam kunjungannya ke New Delhi selama 4empat hari terakhir.

Zarif bersikeras Iran dapat memenuhi kebutuhan minyak New Delhi dengan sebaik-baiknya, memastikan bahwa negaranya akan menjauhkan politik dari urusan bisnisnya dan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan.



"Untuk pertumbuhan ekonomi India Anda membutuhkan lebih banyak energi dan keamanan energi, yang telah menjadi perhatian utama," kata Zarif pada pertemuan Federasi Organisasi Ekspor India (FIEO) dilansir dari Russia Today, Jumat, (17/01/2020).

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa Anda tidak dapat menemukan mitra energi yang lebih stabil, lebih dapat diandalkan daripada Iran," lanjutnya.

"Kami tidak pernah terlibat politik dalam hubungan energi kami. Dan jika kami melakukannya, kami tidak memiliki masalah politik dengan India. Kami adalah sumber energi yang dijamin untuk India," ungkapnya.

Diketahui, Presiden AS Donald Trump telah berusaha untuk memberikan "tekanan maksimum" pada ekonomi Iran setelah penarikan unilateral Washington dari pakta nuklir yang ditandatangani dengan Iran dan kekuatan dunia lainnya pada tahun 2015 - secara eksplisit bertujuan untuk mendorong ekspor bensin negara itu turun ke nol .

Sejak itu, Washington juga telah berusaha untuk menyingkirkan sekutu dari kesepakatan dengan Iran, memaksa India tahun lalu untuk menghentikan impor minyak mentah Iran sama sekali. Sementara Delhi menyerah pada tekanan, para pejabat India telah menyatakan keinginan untuk melanjutkan pengaturan sebelumnya, membeli 300.000 barel minyak Iran per hari.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook