alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dekranasda Sulsel Fokus Kembangkan IKM di 24 Daerah

Tri Yari Kurniawan
Dekranasda Sulsel Fokus Kembangkan IKM di 24 Daerah
Ketua Dekranasda Sulsel Lies F Nurdin menyebut pihaknya akan fokus mengembangkan IKM di 24 kabupaten/kota lingkup Sulsel. Foto/Humas Pemprov Sulsel

MAKASSAR - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel akan berfokus mengembangkan sentra industri kecil menengah atau IKM di 24 kabupaten/kota lingkup Sulsel. Untuk itu, Dekranasda menggandeng Dinas Perindustrian Sulsel.

“Kita punya produk-produk yang bagus, tapi kualitas belum. Untuk tahun ini kita bukan produksi baru, tapi kita fokus pada peningkatan kualitas produk dan pengembangan SDM,” kata Ketua Dekranasda Sulsel, Lies F Nurdin, dilansir dalam laman resmi Pemprov Sulsel, Sabtu (18/1/2020).

Menurut Lies, pihaknya sudah menggelar rapat bersama pihak Dinas Perindustrian Sulsel, Jumat (17/1/2020). Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai upaya untuk mengembangkan IKM di Sulsel.



Lies menyebutkan beberapa hasil produksi IKM telah ada yang diekspor ke negara-negara ASEAN. Untuk itu, ia terus mengupayakan peningkatan kualitas produk IKM agar mampu bersaing dan layak untuk diekspor.

“Untuk produk ekspor kita berfokus ke sutera. Kita mendatangkan expert untuk menjaga kualitas kita dari (Junior Expert) JICA. Untuk produk kerajinan lainnya seperti produk anyaman, kita belajar dari yang sudah berhasil ekspor di Jawa,” beber Lies.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian Sulsel, saat ini terdapat 24 ribu IKM yang ada di Sulsel. Fokus pengembangan IKM yang akan dilakukan cukup beragam. Di iantaranya yakni pengembangan sentra kerajinan bambu di Kabupaten Enrekang dan Luwu.

Selanjutnya, ada kerajinan perak di Kabupaten Pinrang, kerajinan kulit di Kota Makassar, enceng gondok dan daun lontar di Kabupaten Bulukumba, produk kerajinan berbahan kelapa di Kabupaten Selayar, sablon di Kabupaten Barru dan industri fashion di Kabupaten Pangkep.

Lies menegaskan selain meningkatkan mutu dan kualitas produk IKM yang dihasilkan melalui pengembangan SDM, ketersediaan teknologi hingga proses desain dan pemasaran, fokus tahun ini juga pada diversifikasi sumber daya. “Satu sumber daya mampu dikembangkan menjadi berbagai kerajinan yang memiliki nilai jual,” ungkapnya.

Sebelumnya, Lies bersama Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan Sulsel juga telah menyediakan tiga area yang dapat digunakan untuk memasarkan produk IKM khusus di Kota Makassar. Yakni Benteng Rotterdam, tiga titik di Anjungan Pantai Losari, serta kawasan di sekitar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook