TOPIK TERPOPULER

Antisipasi Mutasi Baru Covid-19, Pintu Masuk Sulsel Harus Diperketat

Syachrul Arsyad
Antisipasi Mutasi Baru Covid-19, Pintu Masuk Sulsel Harus Diperketat
Pintu keluar masuk ke Sulsel harus diperketat sampai ke tingkat kabupaten/kota untuk mencegah masuknya mutasi baru Covid-19 dari India. Foto: Ilustrasi

MAKASSAR - Mutasi baru Covid-19 di India dilaporkan kini telah masuk Indonesia. Bahkan telah menyebar di Sumatera, Jawa Barat, hingga Kalimantan Selatan. Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) patut waspada.

Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar semua daerah memperketat mobilitas warga. Larangan mudik ditegakkan. Hal itu ditegaskan dalam rapat koordinasi virtual bersama kepala daerah se-Indonesia via virtual, Rabu (28/4/2021).

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, pintu keluar masuk ke Sulsel harus diperketat sampai ke tingkat kabupaten/kota. Presiden, kata dia, meminta tiap daerah untuk memperketat perbatasan jelang lebaran.

"Kita harus mengantisipasi apalagi mendekati lebaran. Kita harus memperketat (perbatasan), mencegah terjadinya kasus (Covid-19) kembali naik," kata Sudirman yang ditemui usai rakor bersama Presiden RI di kantor Gubernur Sulsel.

Baca Juga: Tradisi Lebaran Berisiko Tularkan Covid-19, Doni: Yang Berbahaya Itu Tidak Ada Gejala tapi Positif



Dia melanjutkan, pembatasan mobilitas warga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Apalagi menyusul adanya mutasi baru Covid-19 dari India yang telah masuk ke sejumlah provinsi di Indonesia.

"Saya sudah instruksikan untuk memperketat kembali pintu masuk. Kita akan buat posko di bandara dan pelabuhan,” imbuh dia.

Menurut dia, melandainya kasus Covid-19 jangan sampai membuat lengah. Penerapan protokol kesehatan (prokes) harus tetap ditegakkan. Tracing kontak erat hingga testing juga harus ditingkatkan.

“Inikan sudah turun terus Covid-nya. Tapi jangan sampai kita lengah. Kita sudah siapkan juga alat tes swab termasuk kita siapkan di perbatasan, bandara dan pelabuhan,” beber Andi Sudirman.

Baca Juga: Berkaca Tsunami Covid di India, Ini Pesan Menaker Jelang Hari Buruh



Diketahui, laju penularan Covid-19 diketahui masih fluktuatif. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, dilaporkan ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 57 kasus tanggal 27 April 2021. Sementara penambahan angka kesembuhan 40 pasien.

Dengan begitu, akumulasi kasus Covid-19 di Sulsel dilaporkan tercatat mencapai 61.419 kasus. Namun 60.164 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, lalu 931 lainnya meninggal dunia.

“Saya sudah instruksikan secara internal bahwa kita harus mewaspadai. Kita akan memperketat kembali, termasuk mempertegas kembali 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun),” jelas Andi Sudirman.



(agn)

halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!