TOPIK TERPOPULER

Respons Positif Larangan Mudik, Wabup Lutra: Pertimbangannya Keselamatan Jiwa

Tim SINDOnews
Respons Positif Larangan Mudik, Wabup Lutra: Pertimbangannya Keselamatan Jiwa
Ilustrasi. Foto: SINDOnews

LUWU UTARA - Pemerintah secara resmi melarang kegiatan mudik lebaran tahun ini. Kebijakan ini untuk mengantisipasi mobilisasi dan pergerakan massa yang berpotensi menciptakan klaster baru penularan Covid-19.

Kendati begitu, larangan mudik tidak berlaku untuk perjalanan dalam wilayah aglomerasi, yaitu perjalanan dalam satu kawasan kota/kabupaten. Perjalanan aglomerasi tetap dibolehkan.

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, Menhub Paparkan Sejumlah Alasannya

Khusus di Sulsel, wilayah aglomerasi yang dibolehkan melakukan perjalanan mudik lokal adalah Mamminasata, meliputi Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros.

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, saat memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19, Kamis (29/4/2021), menyebut bahwa kebijakan larangan mudik lebaran punya alasan yang kuat. Salah satunya, potensi melonjaknya kasus Covid-19 sangat besar jika mudik tetap dilakukan.



“Ini kebijakan pemerintah saya kira sudah sangat tepat. Pertimbangannya adalah keselamatan jiwa menjadi hukum tertinggi saat ini, atau salus populi suprema lex esto,” sebut Suaib mengutip istilah Cicero, filsuf berkebangsaan Italia.

Baca juga: Wabup Luwu Utara Minta Jajarannya Belajar dari Kasus Covid-19 di India

Suaib mengatakan, saat ini keselamatan jiwa menjadi nomor satu, dan semua harus memegang prinsip tersebut.

“Kenapa kita dilarang mudik, ya itu tadi, keselamatan warga menjadi nomor satu. Nah, ini yang akan kita breakdown ke dalam tindakan-tindakan kita ke depan dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19,” terangnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!