alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Terlibat Pencurian Besi, Oknum Dosen Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Herni Amir
Terlibat Pencurian Besi, Oknum Dosen Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Ilustrasi. Foto: SINDOnews

SUNGGUMINASA - Polsek Sombaopu memberi penangguhan penahanan terhadap BD, oknum dosen perguruan tinggi swasta yang terlibat kasus pencurian.

Dosen bergelar Doktor itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan diwajibkan melapor dua kali sepekan, atau setiap Senin dan Kamis.

"Jadi terkait BD, kami berikan peralihan status menjadi tahanan rumah," ungkap Kapolsek Somba Opu, AKP Jamaluddin, Senin (20/1/2020).



Perwira polisi tiga balok ini mengungkapkan, ada beberapa alasan sehingga penangguhan dilakukan. Selain tersangka BD kooperatif selama dilakukan pemeriksaan, BD juga menderita penyakit jantung.

Hal itu menjadi pertimbangan Polsek Somba Opu mengabulkan permohonan penangguhan penahanan BD. Apalagi di tahanan banyak yang merokok.

"Jadi yang bersangkutan bersurat. Selanjutnya tentu kami mohon petunjuk dari Kapolres, Bapak mengabulkan," sambungnya.

BD diberikan penangguhan penahanan sejak Sabtu 11 Januari 2020. Sebelumnya, BD ditahan sejak 28 Desember 2019 lalu.

Diketahui BD merupakan dosen kampus Sekolah Tinggi Ekonomi Manajemen (STIEM) Bongaya, Kota Makassar.

BD dilaporkan ke polisi atas kasus pencurian besi pada lokasi proyek di Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa akhir 2019 lalu.

BD ditangkap bersama dua orang koleganya. Kedua koleganya menjual besi atas perintah BD.

Polisi yang menerima laporan itu menemukan adanya unsur pidana dalam penjualan besi-besi itu.

Polisi pun mengamankan BD lalu ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi menerapkan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal tersebut merupakan persangkaan tentang pencurian.



(man)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook