alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jurnalis Koran SINDO Berpulang, Sempat Koma Lalu Teteskan Air Mata

M Reza Pahlevi
Jurnalis Koran SINDO Berpulang, Sempat Koma Lalu Teteskan Air Mata
Supriadi Ibrahim, jurnalis Koran SINDO dan SINDOnews meninggal dunia, Senin (20/01/2020). Foto : SINDOnews/Dok

WATAMPONE - Tetesan air mata menjadi tanda terakhir yang disampaikan Supriadi Ibrahim. Ia menyapa sahabat-sahabatnya, seolah berterimakasih dan mengucapkan selamat tinggal. Setelah itu, Supriadi pergi untuk selama-lamanya.

Adi (sapaan akrab Supriadi Ibrahim_red) salah seorang jurnalis Koran SINDO dan SINDOnews meninggal dunia, Senin (20/01/2020) pagi tadi. Tangis dan duka mendalam dirasakan segenap keluarga besar SINDO Media, rekan serta sahabatnya.

"Saat itu badannya sudah sangat lemas. Matanya terpejam. Ketika kami berbicara dengannya, dia hanya memberikan respons melalui tetesan air mata. Dia mendengar, tetapi tidak bisa menjawab kami," ungkap sahabat Adi, Agung Pranomo, jurnalis Harian FAJAR.



Menurut Agung, dua bulan lamanya Adi berjuang melawan sakit yang dideritanya. Akhir Desember 2019, lalu kondisinya sempat membaik.  "Saat itu saya dan Justang Muhammad jurnalis Tribun Timur menjenguk di kediaman keluarganya di Jl Ternate," tukasnya.

Namun sehari usai dijenguk, kondisi Adi memburuk. Ia koma sehingga harus dilarikan ke rumah sakit di Kota Bone. Kata Agung, saat di rumah sakit sejumlah tokoh dan Muspida Bone sempat menjenguk dan memberikan semangat, diantaranya Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan serta seluruh rekan-rekan jurnalis di Bone.

Sementara itu, Direktur Koran SINDO dan SINDOnews.com Makassar, Munadir Mubarak mengaku amat berduka cita atas kepergian salah seorang jurnalis kebanggannya. "Kami memohon doa semoga amal ibadah Supriadi Ibrahim diterima Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan semoga tetap tabah," ucapnya.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook