alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Klaim Eropa Soal Iran Langgar Perjanjian Nuklir Disebut Tak Berdasar

Victor Maulana
Klaim Eropa Soal Iran Langgar Perjanjian Nuklir Disebut Tak Berdasar
Tudingan Eropa terkait Iran melanggar perjanjian nuklir 2015 dianggap tidak berdasar. Foto/Ilustrasi

TEHERAN - Tudingan tiga negara Eropa: Inggris, Prancis dan Jerman terkait Iran yang melanggar perjanjian nuklir 2015 disebut tidak berdasar. Hal itu ditegaskan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi.

Menurut Mousavi, Iran masih mematuhi kesepakatan nuklir 2015, yang juga dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Dia menyebut tudingan negara-negara Eropa pendandatangan kesepakatan atau E3 sangat tidak berdasar.

Pernyataan Mousavi ini adalah respon lanjutan atas keputusan E3 yakni Inggris, Prancis, dan Jerman yang mengaktifkan klausul mekanisme perselisihan.



"Teheran masih tetap dalam kesepakatan, klaim kekuatan Eropa tentang Iran yang melanggar perjanjian itu tidak berdasar," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (20/1/2020).

Mousavi memperjelas bahwa apakah Iran akan semakin mengurangi komitmen nuklirnya akan tergantung pada pihak lain dan apakah kepentingan Iran dijamin berdasarkan kesepakatan". Dia juga menyalahkan negara-negara Eropa atas kegagalan mereka memenuhi kewajiban JCPOA mereka.

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan, para pemimpin E3 mengatakan mereka tidak punya pilihan dihadapkan pada tindakan Iran. "Tetapi yang menjadi kekhawatiran kami hari ini adalah Iran tidak memenuhi komitmennya," bunyi pernyataan itu.

Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas mengatakan tiga negara Eropa tidak bisa lagi mentolerir pelanggaran Iran terhadap perjanjian nuklir yang tidak terjawab.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook