alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Vonis Rommy Lebih Ringan dari Tuntutan, Ini Pertimbangan Majelis Hakim

Puguh Hariyanto
Vonis Rommy Lebih Ringan dari Tuntutan, Ini Pertimbangan Majelis Hakim
Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Rommahurmuziy atau Romi divonis dua tahun penjara dengan denda Rp100 juta subsider tiga bulan penjara. Foto/SINDOnews

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuzy. Vonis ini lebih ringan dua tahun dibanding tuntutan jaksa KPK.

Majelis hakim punya sejumlah pertimbangan yang meringankan hukuman Rommy-sapaan akrab Romahurmuzy. "Terdakwa belum pernah dihukum, bahwa terdakwa mempunyai tanggungan keluarga, bahwa terdakwa telah mengembalikan semua uang yang diterimanya, bahwa terdakwa tidak menikmati uang yang diterimanya," kata Ketua Majelis Hakim, Fahzal Hendri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, hakim menilai tuntutan jaksa sebesar empat tahun penjara dan lima tahun pencabutan hak politik dinilai memberatkan.



"Menimbang bahwa setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan maka hukumannya akan dijatuhkan terhadap terdakwa dipandang sudah pantas layak dan sesuai dengan rasa keadilan masyarakat," tambah Fahzal.

Hakim juga mempertimbangkan fakta persidangan bahwa Rommy dimanfaatkan sepupunya untuk mendapatkan uang dari Muafaq Wirahadi, mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik yang kini juga dihukum penjara.

"Terdakwa dimanfaatkan saudara sepupunya, Abdul Wahab dan Abdul Rohim, dengan meminta uang kepada Muafaq Wirahadi untuk kepentingan pencalonan DPRD Gresik dari PPP sebesar Rp 41 juta tanpa sepengetahuan terdakwa," kata hakim.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook