alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Over Kapasitas, Pembenahan TPA Antang Sudah Mendesak

Vivi Riski Indriani
Over Kapasitas, Pembenahan TPA Antang Sudah Mendesak
Tumpukan sampah di TPA Antang yang sudah over kapasitas. Foto: Sindonews/Maman Sukuiman

MAKASSAR - Kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar kian memprihatinkan. Perlu ada pembenahan dan penambahan lahan mengingat daya tampung TPA saat ini sudah mengalami over kapasitas.

Situasi ini dikeluhkan warga sekitar. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga telah sampai ke lahan milik warga. Keluhan ini bahkan telah disampaikan ke DPRD Kota Makassar dan telah ditindaklanjuti dengan memantau langsung lokasi yang dimaksud.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Andi Iskandar menyampaikan pembenahan TPA Antang mendesak untuk segera dilakukan. Pasalnya, lahan seluas 16,8 hektar yang ada saat ini sudah tidak mampu lagi menampung sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.



"Sekarang kan lahan 16,8 hektar itu sudah terisi semua, tinggal kita atur sedemikian rupa agar tidak menyeberang ke lahan milik warga. Jadi kadang kita tumpuk menjadi gunung-gunung," kata Iskandar, kemarin.

Menindaklanjuti keluhan warga, dia telah meminta kepada UPTD TPA Tamangapa untuk menggali saluran drainase yang ada di kawasan tersebut. Sehingga air yang dihasilkan dari tumpukan sampah itu bisa mengalir dengan lancar dan tidak mengganggu warga.

Selain proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), dia juga berencana akan menyediakan lahan tambahan. Luas lahan yang dibutuhkan kurang lebih 2 hektar untuk menampung tumpukan sampah selama tiga tahun ke depan.

Untuk itu, dia telah meminta kepada pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menginvertarisasi lahan yang ada di belakang TPA Antang Tamangapa sehingga bisa segera diajukan penambahan lahan.

"Mungkin pak camat dan lurah bisa membantu kita untuk menginvetarisasi pemilik lahan di sana, sehingga kita bisa mengajukan penambahan lahan. Jadi biar 2 hektar itu sudah bisa digunakan sampai tiga tahun," ucapnya.

Dia melanjutkan saat ini pemerintah hanya membebaskan lahan untuk kebutuhan PLTSa. Luasnya kurang lebih 1,7 hektar. Market sounding direncanakan Januari ini, hanya tinggal menunggu jadwal pasti dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Rencana untuk PLTSa itu kita sudah ajukan, yang belum itu tinggal lahan yang ada dibelakang TPA untuk pembuangan. Tapi kita minta untuk diinventarisasi dulu siapa pemilik lahannya baru kita ajukan ke Dinas Pertanahan untuk dibebaskan," bebernya.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyampaikan akan mengecek kembali status lahan yang ditimbuni tumpukan sampah sebelum mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan.

"Kita cek dulu tanahnya, kalau statusnya jelas segera kita bebaskan," tuturnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook