alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ratusan Warga China Terjangkit Virus Corona, 9 Orang Sudah Tewas

Agus Nyomba
Ratusan Warga China Terjangkit Virus Corona, 9 Orang Sudah Tewas
Rumah sakit Jinyintan di Wuhan menangani pasien dengan pneumonia yang disebabkan oleh strain baru coronavirus. Saat ini ada 440 orang di 13 provinsi terjangkit virus tersebut Foto: Stringer / Reuters

BEIJING - Sedikitnya sudah sekitar 440 warga China sudah terjangkit virus corona dan menyebabkan 9 orang meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan pada hari Rabu bahwa sembilan orang telah meninggal karena virus baru yakni virus corona dan 440 orang di 13 provinsi China telah dikonfirmasi terinfeksi.

Meski demikian mereka memperingatkan bahwa virus yang masih belum diidentifikasi itu dapat bermutasi.



Jumlah kasus infeksi, yang dikenal dengan nama teknis 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV), lebih besar dari total lebih dari 300 yang dilaporkan sebelumnya pada hari Selasa.

"Penyakit ini ditularkan melalui saluran pernapasan dan ada kemungkinan mutasi virus dan penyebaran penyakit lebih lanjut," kata wakil menteri Komisi Kesehatan Nasional Li Bin pada konferensi pers di Beijing dilansir dari Al Jazeera, Rabu, (22/01/2020).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengadakan pertemuan darurat Rabu malam untuk menentukan apakah akan mengumumkan darurat kesehatan masyarakat global yang jarang terjadi atas penyakit tersebut, yang juga telah terdeteksi di Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

Tindakan karantina
Pemerintah China telah mengklasifikasikan wabah dalam kategori yang sama dengan epidemi SARS, yang berarti isolasi wajib bagi mereka yang didiagnosis dengan penyakit tersebut dan potensi untuk menerapkan tindakan karantina dalam perjalanan.

Virus yang pertama kali muncul di kota Wuhan ini telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat yang mengumumkan kasus pertama virus itu pada hari Selasa.

Seorang pria warga AS berusia 30-an tahun, yang tinggal di dekat Seattle, dinyatakan dalam kondisi baik. Namun, dia telah dirawat di rumah sakit setelah terinfeksi virus yang mewabah di China tersebut.

"Dia saat ini dirawat di rumah sakit karena tindakan pencegahan dan untuk pemantauan jangka pendek, bukan karena ada penyakit parah," kata Chris Spitters, seorang pejabat kesehatan negara bagian Washington.

"Ini adalah situasi yang berkembang dan sekali lagi, kami memang (mengantisipasi) kemungkinan pasien tambahan di Amerika Serikat dan secara global," imbuh Nancy Messonier, seorang pejabat senior di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), seperti dikutip AFP, Rabu (22/1/2020).



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook