alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kasus Bullying Siswi SMP di Pangkep Berujung Damai

Muhammad Subhan
Kasus Bullying Siswi SMP di Pangkep Berujung Damai
Kasus bullying siswi SMP oleh teman sekelasnya di Kabupaten Pangkep berujung damai. Foto/Ilustrasi

PANGKEP - Kasus bullying alias perisakan siswi SMP berinisial SR (13) oleh teman-teman sekelasnya di Kabupaten Pangkep, Sulsel, berujung damai. Hal itu setelah kepolisian melakukan mediasi melibatkan orang tua pelaku dan korban di Aula Mapolres Pangkep, Selasa (22/1/2020).

Proses mediasi kasus yang sempat viral di media sosial (medsos) ini juga melibatkan guru para siswa tersebut. "Adapun hasil mediasi yakni kedua pihak sepakat berdamai dan pihak terlapor bersedia memberikan biaya kesehatan kepada korban," kata Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong. (Baca Juga: Viral Siswi SMP di Pangkep Dibully Teman Kelas, Orangtua Lapor Polisi)

Dalam video yang viral di medsos, tampak SER ditampar oleh dua siswi lain yakni GR (14 tahun) dan DH (14 tahun). Terlihat juga sejumlah siswi lain yang malah bersorak melihat rekannya dirisak. Kejadian ini diketahui terjadi pada Kamis (16/1/2020) pekan lalu.



Pihak sekolah sempat memediasi damai kedua belah pihak. Namun, belakangan orangtua SR ternyata melapor ke polisi. Sebelum akhirnya berakhir damai, kepolisian sempat menerapkan wajib lapor kepada tujuh terduga pelaku bully terhadap SR. (Baca Juga: Bully Teman Kelas, 7 Siswi SMP di Pangkep Dikenai Wajib Lapor)

Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf, mengatakan peristiwa ini menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan di Pangkep. Ia berharap semua elemen, baik dari guru, orangtua, masyarakat lingkungan serta pemerintah harus bersinergi untuk mengambil peran dalam pengembangan pendidikan karakter.

"Kami dari diknas berterima kasih atas jiwa besar dari orangtua siswi korban pemukulan dari temannya atas keikhlasannya untuk memaafkan siswi tersebut dan tidak memperpanjang persoalan ini," ucap Muslimin. (Baca Juga: Siswi SMP di Pangkep Bully Teman Kelas Gegara Utang)

Sebelumnya, dua pelaku GR (14 tahun) dan DH (14 tahun) sudah mengakui perbuatan mereka kepada para guru. Motif kedua pelaku melakukan hal itu karena kesal, handphone dan uang mereka yang dipinjam korban tak dikembalikan. Selain kedua siswi di atas, lima orang siswa lain juga ikut diperiksa dan sempat menjalani wajib lapor di kantor polisi.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook