alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sepuluh Rekanan Proyek Cipta Karya Tidak Tersentuh Hukum

Mustafa Layong
Sepuluh Rekanan Proyek Cipta Karya Tidak Tersentuh Hukum
Rilis perkara korupsi yang dilakukan Polda Sulsel beberapa waktu yang lalu. Foto : SINDOnews

MAKASSAR - Sepuluh rekanan proyek fiktif dugaan korupsi pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Provinsi Sulsel, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, Kementerian PU-PR lolos dari jeratan hukum. Tidak satupun dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, mengatakan hingga saat ini pihaknya tidak menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut, termasuk para rekanan.

"Belum ada penambahan tersangka baru, sementara belum," ujar Yudhiawan saat ditemui SINDOnews.



Menurut Dia peranan sepuluh rekanan tidak dapat dibuktikan terlibat dalam perkara sehingga tidak mesti diseret sebagai tersangka. Penyidik lanjutnya saat ini sudah merampungkan berkas tujuh tersangka yang berasal dari unsur pegawai negeri sipil (PNS).

"Kan tidak mesti semua proses sidik, kita cari pegawai negerinya saja, dulu. Kalau misalnya nanti ada bukti-bukti baru langsung bisa. Sementara ini saja dulu," jelas Yudhiawan.

Sikap mantan penyidik KPK ini sendiri berbanding terbalik dengan hasil penyidikan awal yang sebelumnya disampaikan Yudhiawan. Kata Dia, sepuluh nama ditengarai berasal dari pihak rekanan, bersekongkol dalam 21 item kegiatan fiktif.

Pertengahan 2017 lalu, Yudhiawan menegaskan tidak akan berhenti mengungkap semua aktor yang berperan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2,466 miliar tersebut. “Kami sejak awal ingin menetapkan 17 orang. Tujuh sudah kami tetapkan sebagai tersangka kemarin, yang lainnya masih kita dalami peranannya,” terang Yudhiawan.

Lebih lanjut Yudhiawan merinci, sepuluh aktor yang dimaksud merupakan rekanan perusahaan dalam proyek. Keterlibatan mereka setelah disebut menerima fee dari kucuran anggaran APBN 2016 itu.

Sepuluh perusahaan yang dalam dokumen disebut telah meyelesaikan pengerjaan, pada kenyataannya tidak melakukan apapun. Perusahaan mereka hanya digunakan sebagai pelengkap administrasi untuk pencairan anggaran.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook