alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Ciduk IRT Spesialis Pencuri di Pasar Tradisional Wajo

M Reza Pahlevi
Polisi Ciduk IRT Spesialis Pencuri di Pasar Tradisional Wajo
Polisi saat meringkus seorang Ibu rumah tangga berinisial (RM), yang merupakan spesialis pencuri di pasar. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi

WAJO - Kepolsian Sektor (Polsek) Pammana, berhasil meringkus salah seorang ibu rumah, spesialis pencurian di pasar tradisional di Kabupaten Wajo, Jumat (24/1/2020).

RM (50) ibu rumah tangga (IRT) diamankan pihak kepolisian beserta barang bukti hasil kejahatan yang ia lakukan.

Kapolsek Pammana, AKP Sayyek Gurais mengatakan, polisi berhasil meringkus RM usai mendapatkan laporan dari sejumlah pedagang yang resah, sebab barang dagangannya sering hilang.



Setelah dibentuk tim penyelidik yang beranggotakan delapan orang personel dari Polsek Pammana, polisi berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku yang sudah meresahkan warga. Alhasil RM berhasil diringkus saat mencoba menjalankam aksinya di salah satu toko penjual racun pertanian, di Pasar Kampiri, Kecamatan Pammana.

"Kami mendapatkan laporan dan ciri- ciri pelaku dari masyarakat, RM tertangkap tangan saat menjalankan aksinya di Pasar Kampiri, ia mengambil dua jirgen racun pertanian di salah toko," jelasnya.

Dari pengakuan RM, ia sudah menjalankan aksinya sejak dua tahun terakhir. Adapun target yang ia sasar yakni sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Wajo, dengan modus berpura-pura belanja saat salah satu toko ramai melayani pembeli. Saat pemilik lengah, RM langsung membawa kabur barang dari pedagang tanpa melakukan pembayaran.

"Dari pengakuan pelaku, seluruh pasar tradisional di Wajo sudah pernah ia masuki untuk menjalankan aksinya," ujarnya.

Saat ini RM sudah digelandang ke Mapolsek Pammana untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian juga akan melakukan pengembangan terkait kasus pencurian yang dilakukan RM.

"Kami sudah amankan, saat ini kita lakukan pengembangan dulu, sebab tidak menutup kemungkinan RM mempunyai beberapa jaringan," pungkasnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook