TOPIK TERPOPULER

Warga Wajib Memilih Kota Makassar Bertambah 11.828 Jiwa

Muhaimin Sunusi
Warga Wajib Memilih Kota Makassar Bertambah 11.828 Jiwa
Ilustrasi. Foto: SINDOnews

MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB). Setiap bulan, PDPB harus dilakukan untuk memperbaharui data pemilih.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menjelaskan, tujuan dilaksanakannya PDPB untuk memperbaharui data pemilih guna memudahkan proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu pemilihan berikutnya.

Baca juga: Parpol Pengusung Bakal Segera Tetapkan Pendamping Budiman

"Pada tahapan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan periode April 2021 di Kota Makassar. Jumlah pemilih perempuan 470.733 dan pemilih laki-laki 442.182, maka jumlah 912.915 pemilih," jelasnya.

Adapun jumlah total daftar pemilih tetap (DPT) pilwali Makassar 2020 adalah 901.087 pemilih. Artinya terdapat penambahan 11.828 wajib pilih. Perubahan jumlah ini karena ada pemilih meninggal, penambahan pemilih baru, dan pindah domisili (TMS).



Baca juga: Zulhas Sebut Sistem Demokrasi Indonesia Tunjukkan Karakter Culas

Endang bilang, KPU Makassar dalam melaksanakan PDPB ini membuka layanan pelaporan dan tanggapan masyarakat, baik secara online maupun secara offline. Ini dilakukan agar kegiatan pemuktahiran data pemilih bisa berjalan secara maksimal.

"Diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan ini. Adapun pelaporan masyarakat dalam memberikan tanggapan atau masukan terhadap data pemilih," ucapnya.

Komisioner KPU Makassar lainnya, Romy Harminto juga mengajak masyarakat untuk melakukan pelaporan kepada KPU jika ada yang berkaitkan dengan PDPB. Langkah ini juga sekaligus untuk menyukseskan perhelatan politik yang akan datang.

Baca juga: ASN Harus Kawal Pelaksanaan Janji Kampanye Kepala Daerah Terpilih



“Jadi jika ada tetangga atau di sekitaran rumah yang meninggal, usianya wajib pilih, pensiunan TNI atau Polri silakan melapor ke KPU, karena laporan masyarakat tentu membantu kerja-kerja KPU dalam hal pemuktahiran data pemilih,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Romy, untuk PDPB Mei 2021 akan dilaksanakan dalam waktu dekat. "Setiap bulan kita laksanakan, mulai dari pertengahan atau akhir bulan," ujarnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!